Sekjen PBB Antonio Guterres ucapkan belasungkawa atas kematian Ratu Elizabeth II./AFP
Sekjen PBB Antonio Guterres ucapkan belasungkawa atas kematian Ratu Elizabeth II./AFP

Sekjen PBB: Dunia akan Lama Mengingat Pengabdian Ratu Elizabeth II

Marcheilla Ariesta • 09 September 2022 08:29
New York: Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengheningkan cipta selama satu menit untuk Ratu Elizabeth II. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengucapkan belasungkawanya atas meninggalnya sang ratu.
 
Ia menuturkan, Ratu dikagumi karena keanggunan dan martabatnya selama beberapa dekade perubahan. Ia juga mengingat Ratu Elizabeth berbicara dengan menyentuh kepada para delegasi dalam KTT Iklim COP26 di Glasgow tahun lalu.
 
"Sebagai Kepala Negara Inggris yang paling lama hidup dan memerintah, Ratu Elizabeth II secara luas dikagumi karena keanggunan, martabat, dan dedikasinya di seluruh dunia," kata Guterres, dikutip dari The Guardian, Jumat, 9 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Guterres, Ratu Elizabeth II adalah kehadiran yang meyakinkan selama beberapa dekade perubahan besar, termasuk dekolonisasi Afrika dan Asia, serta evolusi Persemakmuran. Ia mengatakan, sang ratu adalah teman baik PBB.
 
Baca juga: Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia dalam Usia 96 Tahun
 
Ratu Elizabeth pernah mengunjungi Markas Besar PBB di New York dua kali. "Dia sangat berkomitmen untuk banyak kegiatan amal dan lingkungan dan berbicara dengan penuh semangat kepada para delegasi pada pembicaraan iklim COP26 di Glasgow," ucapnya.
 
"Saya ingin memberikan penghormatan kepada Ratu Elizabeth II atas dedikasinya yang tak tergoyahkan seumur hidup untuk melayani rakyatnya. Dunia akan lama mengingat pengabdian dan kepemimpinannya," ujar Guterres.
 
Ratu Elizabeth II, penguasa terlama dalam sejarah Inggris, meninggal dunia pada usia 96 tahun. Kematiannya diumumkan Istana Buckingham pada Kamis sore waktu setempat.
 
Sebagai Ratu Inggris dan 14 kerajaan lainnya, dan kepala Persemakmuran 54 negara, Elizabeth II dengan mudah menjadi kepala negara yang paling dikenal di dunia selama masa pemerintahan yang luar biasa panjang.
 
(AHL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif