Pangeran Charles saat berbicara di KTT G20. Foto: G20 Italy
Pangeran Charles saat berbicara di KTT G20. Foto: G20 Italy

Pangeran Charles Doakan Presiden Jokowi Sukses Pimpin G20

Fajar Nugraha • 01 November 2021 11:01
Roma: Pangeran Charles mendoakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sukses memimpin G20 mulai 2022. Charles mengutarakan dukungan ini saat berbicara di KTT G20, Italia.
 
Charles sebelumnya diberikan kesempatan intervensi untuk membahas mengenai perubahan iklim. Inggris sendiri akan menjadi tuan rumah KTT Perubahan Iklim PBB (COP26) di Glasgow yang akan dimulai November ini.
 
Dalam pidatonya Charles mengatakan bahwa isu perubahan iklim sangatlah penting saat ini. Menurutnya, planet (Bumi) yang sehat saat ini mendikte kebahagiaan dan kesejahteraan ekonomi dari generasi mendatang. Semua tergantung dari respons dari pemimpin saat ini, khususnya bagi generasi yang belum lahir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Setelah hampir lebih dari 50 tahun berupaya meningkatkan kesedaran atas krisis iklim, saya akhirnya melihat adanya perubahan sikap serta meningkatnya momentum positif,” ujar Pangeran Charles di KTT G20, yang disiarkan melalui YouTube G20 Italy.
 
“Seperti yang Anda ketahui, mendengarkan kadang lebih penting dibanding hanya berbicara saja. Saya mendengar jelas dari banyak pemimpin dunia, terutama dari negara Persemakmuran yang lingkungannya saat terancam akibat krisis iklim ini,” imbuhnya.
 
Calon Raja Inggris itu menambakan,  dari apa yang mereka katakan kepada saya, sektor swasta sudah ada ingin bekerja sama dengan para pemimpin dan siap memainkan peran yang sangat signifikan serta mengubah keadaan. “Inilah mengapa saya sangat bersyukur memiliki kesempatan untuk berbicara dengan Anda di sini hari ini, dan untuk menyoroti tidak hanya seberapa jauh kita telah melangkah, tetapi juga seberapa jauh kita masih harus melangkah,” tuturnya.
 
“Saya berterima kasih kepada (Perdana Menteri Italia Mario Draghi) yang telah melibatkan mereka (sektor swasta) serta memberikan kursi untuk menjadi rekan dalam upaya melawan perubahan iklim,” sebut Pangeran Charles.
 
“Itu sebabnya saya mendoakan Presiden (Joko) Widodo kesuksesan dalam setiap langkah, ketika Anda (PM Draghi) meneruskan kepemimpinan (Presidensi G20) kepadanya (Jokowi) dalam sebulan ke depan,” ucap Pangeran Charles.
 
Setelah penyerahan keketuaan, Presiden Joko Widodo secara langsung mengundang para pemimpin dunia untuk melanjutkan diskusi pada KTT G20 di Indonesia yang rencananya akan digelar di Bali pada 30-31 Oktober 2022.
 
Baca: Akhirnya, Indonesia Resmi Jadi Ketua G20 2022.
 
"Kami akan menjamu Yang Mulia dan Bapak, Ibu, di ruang terbuka, di hamparan pantai Bali yang indah, yang menginspirasi gagasan-gagasan inovatif untuk produktivitas G20 ke depan. Sampai bertemu di Indonesia. Terima kasih," kata Presiden Jokowi dikutip dari keterangan Biro Pers Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin, 1 November 2021.
 
Perdana Menteri Italia Mario Draghi secara simbolis menyerahkan palu kepada Presiden Jokowi. Kemudian, Presiden Jokowi mengetukkan palu. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengapresiasi Italia yang telah berhasil memegang presidensi G20 2021.
 
"Saya sampaikan selamat kepada Italia yang telah sukses menjalankan presidensi G20 di tahun 2021. Indonesia merasa terhormat untuk meneruskan presidensi G20 di tahun 2022," kata Presiden Jokowi.
 
Presiden menjelaskan, kekuatan Indonesia dalam G20 akan mendorong upaya bersama bagi pemulihan ekonomi dunia dengan tema besar 'Recover Together, Recover Stronger'. Pertumbuhan yang inklusif, people-centered, serta ramah lingkungan dan berkelanjutan, menjadi komitmen utama kepemimpinan Indonesia dalam G20.
 
Saat ini Presiden Jokowi dikabarkan sudah tiba di Inggris untuk mengikuti rangkaian pertemuan COP26. Indonesia memiliki ambisi besar dalam hal upaya mengatasi perubahan iklim.
 
Namun Jokowi selalu vokal mengingatkan para negara besar untuk berkomitmen membantu negara berkembang menangani perubahan iklim. COP26 akan dipimpin oleh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan dihadiri 120 kepala negara lainnya, termasuk Presiden AS Joe Biden, Presiden Prancis Emmanuel Macron, PM Kanada Justin Trudeau hingga Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif