Presiden AS Donald Trump dalam dialog terbuka dengan warga. Foto: NBC
Presiden AS Donald Trump dalam dialog terbuka dengan warga. Foto: NBC

Trump Terus Berkilah Terkait Tes Covid-19 saat Debat Pertama

Internasional Virus Korona joe biden donald trump Pilpres AS 2020 Debat Presiden Amerika
Fajar Nugraha • 16 Oktober 2020 08:42
Philadelphia: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan jawaban yang membingungkan tentang dirinya yang dinyatakan positif virus korona. Melalui dialog terbuka dengan warga di Miami, Trump mengulangi pernyataan bahwa masker tidak berfungsi.
 
Berbicara dengan moderator Savannah Guthrie bersama NBC News, Kamis 15 Oktober 2020 waktu setempat atau Jumat 16 Oktober 2020 waktu Indonesia, Trump tidak memberikan pernyataan yang jelas.
 
Baca: Joe Biden Sebut Trump Pilih Pasar daripada Penanganan Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam momen pembukaan dialog terbuka dengan format diskusi balai kota, Trump mengulangi pernyataan palsu bahwa 85 persen masker tidak berfungsi mencegah covid-19.
 
"Orang-orang yang menggunakan masker selalu terinfeksi (covid-19),” kata Trump, dalam dialog tersebut seperti dikutip CNN, Jumat 16 Oktober 2020.
 
Mengenai pertanyaan apakah dia menjalani tes virus korona pada hari debat pertama dengan lawannya Joe Biden, dia mengatakan:” Mungkin saya melakukannya, mungkin tidak."
 
Kontroversi Trump berlanjut dengan bualan tentang tingkat kematian yang berlebihan di Amerika Serikat. Padahal, rakyat Amerika tengah menantikan empati Trump atas virus yang sudah menewaskan 217.000 warga.
 
Sementara itu, dalam momen layar terpisah bersama ABC, Joe Biden mengecam tanggapan Presiden terhadap pandemi.
 
"Dia tidak berbicara tentang apa yang perlu dilakukan karena dia terus mengkhawatirkan, menurut saya, tentang pasar saham," tutur Biden tentang Trump.
 
"Dia khawatir jika berbicara tentang betapa buruknya hal ini, kecuali kita mengambil tindakan pencegahan ini, maka pada kenyataannya, pasar akan turun. Dan barometer keberhasilan ekonominya adalah pasar,” tegas Biden.
 
Sementara mengenai pernyataan Trump bahwa 85 persen orang yang memakai masker terinfeksi covid-19, itu adalah pengulangan dari klaim serupa yang dia buat dua kali sebelumnya.
 
Faktanya, klaim Trump salah. Sebuah studi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang dirilis pada September, tidak mengatakan bahwa 85 persen orang yang memakai masker terinfeksi virus korona. Bahkan, pihaknya bahkan tidak berusaha untuk mencari tahu berapa persen orang yang memakai masker terinfeksi virus korona.
 
Sebaliknya, studi tersebut mengamati perilaku 154 orang bergejala yang dites positif virus korona pada Juli di seluruh negeri dan 160 orang yang melaporkan gejala tetapi dites negatif pada Juli.
 
Studi tersebut menemukan bahwa, dari 154 orang tersebut, 85 persen mengatakan bahwa mereka telah mengenakan masker ‘selalu’ atau ‘sering’ selama 14 hari sebelum timbulnya penyakit. Dari situlah angka 85 persen itu berasal.
 
Namun, dari 160 orang dalam penelitian yang dites negatif, 88,7 persen mengatakan bahwa mereka telah memakai masker ‘selalu’ atau ‘sering’. Jadi benar-benar tidak ada perbedaan antara orang yang memakai masker dan yang tidak.
 
(OGI)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif