Upacara pengibaran bendera dalam peringatan HUT ke-78 RI di KBRI Ankara, Turki, 17 Agustus 2023. (Kemenlu RI)
Upacara pengibaran bendera dalam peringatan HUT ke-78 RI di KBRI Ankara, Turki, 17 Agustus 2023. (Kemenlu RI)

Kebhinnekaan dan Semangat Kemerdekaan dalam HUT ke-78 RI di KBRI Ankara

Willy Haryono • 20 Agustus 2023 13:42
Ankara: Semangat kemerdekaan dan keberagaman budaya memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di KBRI Ankara. Para peserta upacara mengenakan busana daerah dan nasional, menunjukkan keragaman budaya Indonesia. Tim Aubade membawakan lagu-lagu nasional dan medley lagu daerah untuk menghiasi perayaan ini.
 
Dalam pidatonya, Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal, menyoroti sejarah perjuangan Indonesia yang dimulai jauh sebelum proklamasi kemerdekaan pada tahun 1945. Iqbal mengingatkan bahwa Indonesia terdiri dari beragam suku, agama, dan bahasa, namun keragaman ini dirayakan sebagai ungkapan terima kasih atas kemerdekaan yang telah dicapai.
 
Ia juga menegaskan bahwa generasi muda memiliki tugas untuk meneruskan perjuangan pahlawan yang telah gugur.
"Aturan penggunaan busana nasional/daerah pada upacara ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang unik dengan sentuhan emosional," kata Atase Kepolisian RI Ankara, Kombes Pol Harviadhi Agung Pratama. Tim Aubade, yang terdiri dari pelajar Indonesia berbusana daerah, juga turut memperkaya perayaan ini dengan kekayaan budaya Indonesia.
 
Menurut situs Kementerian Luar Negeri RI pada tanggal 18 Agustus 2023, upacara ini dihadiri oleh 17 anggota Paskibra KBRI Ankara yang berasal dari berbagai daerah di Turki. Korps Musik Elite Kepolisian Nasional Turki, Polis Bondusu, juga ikut serta dengan memainkan lagu-lagu seperti Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta, dan Andhika Bayangkari.
 
Komandan Korps Musik Kepolisian Nasional Turki, Ilhan Kelleci, mengungkapkan apresiasi atas partisipasi dalam perayaan ini dan memberikan penghargaan untuk keramahan orang Indonesia.
 
Upacara ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) dan masyarakat Indonesia di Turki. KBRI Ankara juga memberikan penghargaan kepada mantan Staf Lokal yang telah mengabdi selama 33 tahun, yaitu Ms. Aliye Aktas. Sejumlah Staf Lokal terbaik, anggota Satuan Tugas Pelindungan WNI di Turki, kelompok masyarakat Indonesia, dan Persatuan Pelajar Indonesia di Turki juga menerima penghargaan dari Duta Besar Iqbal.
 
Selain upacara bendera, masyarakat Indonesia dan diaspora di Turki dapat menikmati "Pesta Rakyat" yang menampilkan penampilan artis dari ibukota, kuis dengan hadiah tiket pesawat pulang-pergi Turki-Indonesia, serta bazar kuliner khas Nusantara. Acara ini diikuti oleh lebih dari 1000 WNI dan diaspora Indonesia yang memenuhi lokasi.
 
Peringatan kemerdekaan Indonesia di KBRI Ankara bukan hanya upacara biasa, melainkan juga sebuah perayaan yang memadukan keragaman budaya dan semangat perjuangan, mencerminkan kebesaran dan persatuan bangsa Indonesia.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif