?Avril Haines menjadi perempuan pertama yang berperan sebagai Direktur Intelijen Nasional AS. Foto: UPI
?Avril Haines menjadi perempuan pertama yang berperan sebagai Direktur Intelijen Nasional AS. Foto: UPI

Avril Haines Dikukuhkan sebagai Direktur Intelijen Nasional AS

Internasional amerika serikat joe biden Kabinet Joe Biden Pelantikan Joe Biden
Fajar Nugraha • 21 Januari 2021 07:18
Washington: Avril Haines menjadi perempuan pertama yang berperan sebagai Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat (AS). Haines menjadi pilihan utama dari Joe Biden untuk memimpin lembaga itu.
 
Haines telah menerima dukungan dari Partai Republik dan Demokrat. Dia sebelumnya bekerja untuk pemerintahan Barack Obama dan George W Bush.
 
Pada sidang konfirmasi, dia mengatakan kepada senator bahwa dia akan memastikan bahwa FBI dan Keamanan Dalam Negeri mengawasi hubungan antara kelompok ekstremis domestik dan aktor asing. Hal ini disampaikannya menanggapi pertanyaan tentang bagaimana badan-badan tersebut akan menangani ancaman yang meningkat dari ekstremis sayap kanan domestik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Komunitas intelijen berfokus pada intelijen asing dan ancaman asing," katanya dalam sidang bersama Senat, seperti dikutip Guardian, Kamis 21 Januari 2021.
 
“Namun ada peran penting yang dapat dimainkan dan dimainkan dalam mendukung pekerjaan yang dilakukan oleh orang lain,” tegasnya.
 
Sebelumnya, Presiden Joe Biden mengatakan dia tidak memiliki kekhawatiran bahwa pejabat tinggi di kabinetnya belum mendapatkan konfirmasi dari Senat.
 
"Tidak, saya tidak khawatir. Saya yakin kita bisa bergerak cepat," kata Biden ketika ditanya tentang situasi di akhir acara di State Dining Room.
 
Biden memimpin AS tanpa pejabat Kabinet yang dikonfirmasi oleh Senat, memaksa pemerintahannya untuk menunjuk pejabat kepala badan.
 
Selain Haines, empat calon anggota Kabinet Biden berpartisipasi dalam dengar pendapat konfirmasi Senat pada Selasa. Mereka adalah:
  1. Janet Yellen, pilihan Biden untuk memimpin Kementerian Keuangan
  2. Alejandro Mayorkas, sekretaris yang ditunjuk untuk Kementerian Keamanan Dalam Negeri.
  3. Antony Blinken untuk memimpin Kementerian Luar Negeri.
  4. Pensiunan Jenderal Angkatan Darat Lloyd Austin untuk Menteri Pertahanan.

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif