Svetlana Tikhanovskaya (tengah) bersama Veronika Tsepkalo (kiri) dan Maria Kolesnikova. (Foto: AFP)
Svetlana Tikhanovskaya (tengah) bersama Veronika Tsepkalo (kiri) dan Maria Kolesnikova. (Foto: AFP)

Ibu Rumah Tangga Tantang Petahana dalam Pilpres Belarusia

Internasional Politik Belarusia
Willy Haryono • 01 Agustus 2020 08:33
Minsk: Svetlana Tikhanovskaya mengaku lebih memilih memasak daripada mencalonkan diri sebagai presiden Belarusia. Gurauan tersebut disampaikannya di hadapan para pendukungnya di sebuah acara kampanye.
 
Namun, Tikhanovskaya juga mengatakan kepada mereka bahwa kesempatan menantang Presiden Alexander Lukashenko yang sudah berkuasa di Belarusia selama 26 tahun ini adalah sebuah "misi" yang tidak dapat ia tolak.
 
Pendatang baru di dunia politik itu mencalonkan diri sebagai presiden usai suaminya ditangkap polisi dan dicegah untuk mendaftar sebagai kandidat. Rival serius kedua lainnya untuk Lukashenko juga telah dijebloskan ke penjara, dan yang ketiga sudah melarikan diri ke luar Belarusia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tikhanovskaya, ibu rumah tangga berusia 37 tahun yang telah mengirim dua anaknya ke luar negeri atas alasan keamanan, kini menjadi kejutan dalam dunia perpolitikan Belarusia.
 
Ia menggabungkan kekuatan dengan Veronika Tsepkalo -- istri dari seorang tokoh yang seharusnya bisa mendaftarkan diri sebagai kandidat -- dan juga Maria Kolesnikova sebagai manajer kampanye.
 
Ketiga perempuan itu disebut-sebut telah memecahkan rekor jumlah pendukung dalam acara kampanye di seantero Belarusia.
 
"Mereka ini bukan Margaret Thatcher, atau perempuan yang mendedikasikan dirinya di politik. Mereka ini perempuan biasa, tapi sangat jujur," kata Valery Tsepkalo mendeskripsikan ketiga perempuan itu dalam sebuah wawancara di Moskow.
 
Mantan duta besar Belarusia untuk Amerika Serikat, Valery Tsepkalo yang merupakan istri dari Veronika Tsepkalo pernah mencoba untuk mendaftar sebagai capres dan berakhir gagal. Tsepkalo kemudian meninggalkan Belarusia usai mendapat informasi dari "beberapa sumber" bahwa dirinya akan segera ditangkap.
 
"Dalam beberapa pemilu sebelumnya, Lukasheno mendapat dukungan publik. Tapi kali ini dukungan itu telah hilang, dan itulah mengapa dirinya sekarang saat gugup," sebut Tsepkalo.
 

(WIL)

TERKAIT
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif