Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) dan pendiri perusahaan Tesla Elon Musk. (AFP / Getty)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) dan pendiri perusahaan Tesla Elon Musk. (AFP / Getty)

Elon Musk dan Presiden Ukraina 'Adu Mulut' di Twitter, Siapa yang Menang?

Medcom • 04 Oktober 2022 13:58
Ukraina: Miliarder Elon Musk dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terlibat dalam pertengkaran di media sosial Twitter. Pertengkaran terjadi Musk meminta pengguna Twitter untuk berkomentar mengenai rencana mengakhiri perang Rusia di Ukraina.
 
Dalam jajak pendapat di Twitter, Musk mengusulkan dilakukannya referendum ulang di empat wilayah Ukraina yang diduduki pasukan Rusia. Ia ingin agar referendum ulang itu diawasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
 
"Perdamaian Ukraina-Rusia: Ulangi pemilihan di wilayah yang diduduki (Rusia) di bawah pengawasan PBB. Rusia akan pergi jika itu memang kehendak rakyat," tulis Musk, seperti dikutip dari Hindustan Times, Selasa, 4 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mari kita coba hal ini: keinginan orang-orang yang tinggal di Donbas dan Krimea harus memutuskan apakah mereka ingin bagian dari Rusia atau Ukraina," lanjut kepala perusahaan Tesla Inc. itu.
 
Krimea merujuk pada Semenanjung Krimea, salah satu wilayah Ukraina, yang dianeksasi Rusia melalui referendum di tahun 2014.
 
Merespons pernyataan Musk, Zelensky memulai jajak pendapatnya sendiri di Twitter. “@elonmusk mana yang lebih kamu sukai? Musk yang mendukung Ukraina atau Musk yang mendukung Rusia," tulis Zelensky di Twitter. 
 
Musk kemudian membalas Zelevinsky. "Saya masih sangat mendukung Ukraina, tetapi saya yakin bahwa eskalasi perang yang besar akan menyebabkan kerugian besar bagi Ukraina dan mungkin dunia," ujarnya.
 
Dalam 'perang' media sosial ini, Musk menerima serangan balasan secara besar-besaran dari beberapa tokoh lain.
 
“@elonmusk yang terhormat, ketika seseorang mencoba mencuri roda Tesla Anda, itu tidak membuat mereka menjadi pemilik resmi mobil atau roda tersebut. Meski keduanya memilih untuk mendukung kepemilikan tersebut," tulis Presiden Lithuania, Gitanas Naus?da.
 
Sementara itu, Duta Besar Ukraina untuk Jerman, Andriy Melnyk, memberikan reaksi keras terhadap jajak pendapat Musk. Ia mengatakan karena ulah Musk, tidak akan ada warga Ukraina yang akan membeli produk Tesla. (Gabriella Carissa Maharani Prahyta)
 
Baca:  Pasukan Ukraina Capai Kemajuan di Kherson, Wilayah yang Dianeksasi Rusia
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif