Petugas kesehatan di Amerika Serikat (AS) menyuntik warga dengan vaksin covid-19. Foto: AFP
Petugas kesehatan di Amerika Serikat (AS) menyuntik warga dengan vaksin covid-19. Foto: AFP

Dorong Warga Divaksin, Presiden AS Akan Beri Insentif Rp1,4 Juta

Internasional Amerika Serikat Virus Korona pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Varian Delta
Fajar Nugraha • 30 Juli 2021 09:51
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan akan memberi insentif USD100 atau sekitar Rp1,4 juta warganya yang bersedia ikuti program vaksinasi covid-19 lengkap. Biden memerintahkan warga untuk divaksin setelah melihat lonjakan kasus baru covid-19.
 
Tidak hanya itu Presiden Biden juga mengarahkan semua karyawan federal dan kontraktor di tempat untuk menunjukkan bahwa mereka divaksinasi, atau untuk mengikuti tes virus korona secara teratur, serta memakai masker. Mereka juga tidak diperbolehkan bepergian untuk bekerja.
 
Pemerintah federal mempekerjakan lebih dari empat juta orang Amerika, termasuk lebih dari dua juta tenaga kerja sipil federal, di seluruh negeri dan luar negeri. Ini tidak berarti mandat kepada pegawai federal untuk divaksinasi membuat kehilangan pekerjaan mereka, tetapi itu membuat mereka sangat tidak nyaman untuk tidak divaksinasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden juga mengatakan Pentagon harus menentukan ‘bagaimana dan kapan’ vaksin akan diamanatkan untuk semua anggota militer Amerika Serikat. Dalam perubahan yang mencolok ke nada yang lebih tegas,  Biden nyaris seperti memerintahkan warga Amerika untuk divaksinasi.
 
"Bulan lalu, penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 99 persen kematian akibat pandemi covid-19 terjadi di antara warga yang tidak divaksinasi," kata Presiden Joe Biden, seperti dikutip The New York Times, Jumat 30 Juli 2021.
 
“Vaksinasi telah menghantam dinding bata. Jika sebenarnya Anda tidak divaksinasi, Anda menimbulkan masalah," ungkap Biden
 
"Ini adalah tragedi Amerika. Jika Anda di luar sana tidak divaksinasi, Anda tidak harus mati,” tegas Biden.
 
Biden mengatakan dia khawatir bahwa beberapa orang masih tidak dapat meninggalkan pekerjaan untuk mendapatkan vaksinasi. Namun Presiden ke-46 AS itu mendorong usaha kecil dan menengah untuk mengambil keuntungan dari program federal yang mencakup biaya cuti berbayar yang digunakan karyawan untuk divaksinasi.
 
Program ini akan diperluas untuk mencakup cuti berbayar bagi majikan untuk membawa anggota keluarga untuk divaksinasi.
 
Biden mengklaim bahwa dalam enam bulan sejak dia menjabat pada 20 Januari, 164 juta orang Amerika telah divaksinasi. Ekonomi juga pulih. Secara terpisah Kementerian Perdagangan mengumumkan di situs webnya bahwa ekonomi AS tumbuh sebesar 6,5 persen pada kuartal kedua tahun ini.
 
“Kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan dengan ekonomi tetapi kami harus tetap berada di depan virus ini. Tolong, lakukan penilaian yang bertanggung jawab dan lakukan vaksinasi,” pinta Biden.
 
Sementara itu, lebih banyak kota dan organisasi mengumumkan persyaratan vaksin dan masker. Di Washington DC, Wali Kota Muriel Bowser mengumumkan bahwa mulai Sabtu pagi, semua orang di atas usia dua tahun harus memakai masker di dalam ruangan terlepas dari status vaksinasi.

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif