Batik Indonesia hadir dalam seminar The Creative Process of Javanese Batik di Wina, Austria, 9 November 2021. (KBRI Wina)
Batik Indonesia hadir dalam seminar The Creative Process of Javanese Batik di Wina, Austria, 9 November 2021. (KBRI Wina)

Melestarikan Kekayaan Budaya Batik Bersama Warga Austria

Internasional batik Pencak Silat austria hari batik nasional indonesia-austria KBRI Wina
Willy Haryono • 10 November 2021 11:37
Wina: Warga Austria antusias berpartisipasi dalam acara seminar bertema "The Creative Process of Javanese Batik" di University of Applied Arts Vienna (Angewandte Wien) di Wina pada Selasa, 9 November 2021. Seminar ini dihadiri para mahasiswa, akademisi, serta pecinta seni dan budaya di Austria.
 
Sebagai negara yang melahirkan berbagai seniman dan musisi ternama dunia, Austria memiliki masyarakat yang menghargai dan menjunjung tinggi nilai seni dan budaya. Seni batik Indonesia dinilai eksotis dan menarik karena membentuk lukisan-lukisan bernilai seni tinggi di atas kain.
 
Pada Oktober 2009, UNESCO telah mengakui batik Indonesia ke dalam Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity karena dianggap terkait dengan identitas budaya masyarakat Indonesia. Sejak itu, masyarakat Indonesia menetapkan Hari Batik Nasional setiap tanggal 2 Oktober.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan pengakuan UNESCO tersebut, maka hari batik juga dapat dirayakan kalangan internasional, tidak hanya masyarakat Indonesia," ujar Akio Alfiano Tamala, Kuasa Usaha ad Interim (KUAI) KBRI/PTRI Wina pada saat pembukaan seminar. 
 
Tujuan dari seminar ini adalah memperluas pemahaman masyarakat Austria mengenai sejarah batik dan seni dalam membatik dengan menghadirkan narasumber yang ahli di bidang seni dan budaya, khususnya batik yaitu Jani Kuhnt Saptodewo. Ia adalah kurator Insular Southeast Asia Collection and the special exhibition Danced Creation pada Weltmuseum Wien.
 
Hadir juga Nia Fliam, peneliti batik Jawa dan pendiri studio batik Brahma Tirta Sari di Yogyakarta yang menerangkan filosofi di balik membatik. 
 
Seminar dimoderatori Karin Altmann, Senior Lecturer pada Angewandte Wien dan diselenggarakan oleh KBRI/PTRI Wina berkolaborasi dengan Angewandte Wien. Universitas Angewandte pertama kali didirikan pada 1863 sebagai lembaga pendidikan vokasi seni dan budaya, yang merupakan salah satu institusi pendidikan pada bidangnya di benua Eropa.
 
Berdasarkan keterangan tertulis KBRI Wina yang diterima Medcom.id, Rabu, 10 November 2021, seminar berlangsung di ruang auditorium Angewandte Wien. Kegiatan tidak hanya dimanfaatkan untuk mempromosikan batik, namun juga dimeriahkan pentas seni bela diri Indonesia, yaitu pencak silat oleh perguruan Pencak Silat "Anak Harimau" Austria.
 
Bagi warga Austria, seni bela diri pencak silat sangat menarik karena pergerakannya memiliki lebih banyak teknik dibandingkan seni bela diri lainnya. Selain itu, para peserta juga disajikan kuliner nasional yaitu rendang dan kopi Papandayan, Jawa Barat.
 
Acara seminar ini merupakan bagian dari rangkaian acara promosi batik di Austria oleh KBRI/PTRI Wina dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, selama bulan Oktober hingga Desember 2021. Rangkaian acara diawali tur batik pada 19 Oktober di Weltmuseum (World Museum) yang berlokasi tepat di tengah pusat kota Wina. Weltmuseum merupakan museum etnografi yang memiliki galeri khusus Indonesia menampilkan berbagai motif kain batik, benda seni keris, wayang golek, dan juga salah satu lukisan karya Raden Saleh. 
 
Kegiatan selanjutnya berupa webinar pada 23 Oktober dan 14 Desember 2021, yang melibatkan para seniman dan akademisi dan pelaksanaan workshop membatik pada 13 Desember 2021. Hasil dari seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat menciptakan kerja sama antara kalangan seniman dan akademisi bidang seni antara Indonesia dan Austria. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai peraturan protokol kesehatan Covid-19 setempat.
 
Baca:  KBRI Wina dan Komunitas Muslim Indonesia Resmikan Masjid di Austria
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif