Menlu AS Antony Blinken peringatkan Tiongkok tidak menganggu Taiwan. Foto: AFP
Menlu AS Antony Blinken peringatkan Tiongkok tidak menganggu Taiwan. Foto: AFP

Menlu AS Peringatkan Tindakan Agresif Tiongkok Terhadap Taiwan

Internasional Amerika Serikat Tiongkok taiwan tiongkok-taiwan
Juven Martua Sitompul • 12 April 2021 07:27
Washington: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan pada Minggu 11 April bahwa Amerika Serikat prihatin dengan tindakan agresif Tiongkok terhadap Taiwan. Blinken memperingatkan itu akan menjadi ‘kesalahan serius’ bagi siapa pun untuk mencoba mengubah status quo di Pasifik Barat dengan memaksa.
 
"Apa yang telah kami lihat, dan apa yang menjadi perhatian nyata kami, adalah tindakan yang semakin agresif oleh pemerintah di Beijing yang diarahkan ke Taiwan, meningkatkan ketegangan di Selat," kata Blinken dalam wawancara dengan Meet the Press NBC pada 11 April yang dikutip Channel News Asia, Senin 12 April 2021.
 
Beijing pada Kamis menyalahkan Amerika Serikat atas ketegangan setelah kapal perang AS berlayar dekat Taiwan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Amerika Serikat memiliki komitmen jangka panjang di bawah Undang-Undang Hubungan Taiwan untuk memastikan bahwa Taiwan memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri dan mempertahankan perdamaian dan keamanan di Pasifik Barat,” kata Blinken.
 
Ditanya apakah Amerika Serikat akan menanggapi secara militer tindakan Tiongkok di Taiwan, Blinken menolak berkomentar tentang hipotesis.
 
"Yang bisa saya katakan adalah kami memiliki komitmen serius agar Taiwan dapat mempertahankan diri. Kami memiliki komitmen serius untuk perdamaian dan keamanan di Pasifik Barat,” tegas Blinken.
 
"Kami mendukung komitmen itu. Dan dalam konteks itu, akan menjadi kesalahan serius bagi siapa pun untuk mencoba mengubah status quo itu dengan paksa,” ungkapnya.
 
Taiwan telah mengeluh selama beberapa bulan terakhir tentang misi berulang oleh Angkatan Udara Tiongkok di dekat pulau itu. Tiongkok hingga saat ini terus mengklaim Taiwan sebagai miliknya.
 
Gedung Putih pada Jumat mengatakan akan terus mencermati peningkatan aktivitas militer Tiongkok di Selat Taiwan. Mereka menyebut tindakan Beijing berpotensi membuat tidak stabil.
 
Juga pada Jumat, Kementerian Luar Negeri AS mengeluarkan pedoman baru yang akan memungkinkan para pejabat AS untuk bertemu lebih bebas dengan pejabat dari Taiwan. Ini merupakan sebuah langkah yang memperdalam hubungan dengan Taipei di tengah meningkatnya aktivitas militer Tiongkok di sekitar pulau itu.
 
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Ned Price mengatakan pedoman baru tersebut telah mengikuti peninjauan yang diamanatkan oleh kongres dan akan "memberikan kejelasan di seluruh Cabang Eksekutif tentang implementasi yang efektif dari kebijakan 'satu China' kami”. Selama ini, kebijakan itu rujukan AS yang telah berlangsung lama di mana Washington secara resmi mengakui Beijing sebagai ganti dari Taipei.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif