Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris. Foto: AFP
Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris. Foto: AFP

Bikin Bingung, Pidato Wapres AS dalam Perayaan Hari Wanita Dikritik Netizen

Medcom • 24 Maret 2023 18:04
Washington: Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris berpidato dalam peringatan Bulan Sejarah Wanita. Harris mengatakan dirinya bersama Presiden Biden dan ibu negara Jill hadir di sana untuk "menghormati para wanita yang berjasa dalam sejarah".
 
"Jadi, selama Bulan Sejarah Wanita, kami merayakan dan kami menghormati para wanita yang berjasa dalam sejarah,” kata Harris, dikutip datri The New York Post, Jumat, 24 Maret 2023.
 
Namun, pidatonya mendapat respons kurang baik dari masyarakat. Pernyataannya telah membuatnya diejek di seluruh spektrum politik.

Dia dibandingkan dengan Karakter Selina Meyer dalam serial “Veep”. Meyer adalah wanita yang menjabat sebagai wakil Presiden AS yang seringkali tidak mengerti apa yang diucapkan dan dilakukannya.  
 
Veep yang satu ini agak lucu,” cuit salah satu pengguna Twitter.
 
"Saya yakin penulis pidatonya membencinya," cuit Caroline Hakes, spesialis media digital untuk Gubernur Texas Greg Abbott.
 
"Mereka bahkan tidak mampu mendefinisikan apa itu wanita," kata senator Marsha Blackburn.
 
Diketahui  pernyataan Harris beberapa kali sempat viral. Salah satunya ialah ketika ia mengucapkan pepatah untuk menggembar-gemborkan Undang-Undang Rencana Penyelamatan Amerika senilai USD1,9 triliun bersama Menteri Transportasi Pete Buttigieg tahun lalu.
 
Dia juga pernah menyampaikan pidato yang “tidak biasa” pada kesempatan khidmat. Salah satunya ketika dia berbicara kepada para korban setelah penembakan pada 4 Juli 2022 di Highland Park Ill.
 
"Kami harus menganggap serius hal ini, seserius Anda karena Anda telah dipaksa untuk menganggap ini serius," ucapnya.
 
"Seluruh bangsa harus memahami dan memiliki tingkat empati untuk memahami bahwa ini bisa terjadi di mana saja [kepada] siapa pun di komunitas mana pun. Dan kita harus berdiri bersama dan berbicara tentang mengapa itu harus dihentikan."
 
Wakil presiden juga menganggap pandemi virus korona "serius".
 
 "Sudah waktunya bagi kita untuk melakukan apa yang telah kita lakukan. Dan waktu itu setiap hari," katanya saat diwawancara di NBC News pada Januari 2022.
 
Cara Harris memilih kata-kata bahkan meluas ke refleksi yang lebih dalam tentang sifat waktu.
 
"Pentingnya berlalunya waktu, kan? Pentingnya berlalunya waktu. Jadi ketika Anda memikirkannya, ada signifikansi besar untuk berlalunya waktu," sebut saat singgah di Sunset, Los Angeles.
 
Tetapi Harris terkadang tidak menggunakan gaya retorikanya ketika berbicara tentang hal-hal yang lebih sederhana.
 
"Siapa yang tidak suka bus sekolah kuning, kan? Bisakah Anda mengangkat tangan jika Anda menyukai bus sekolah kuning?" katanya di sebuah acara di Seattle yang merayakan investasi pemerintahan Biden dalam kendaraan listrik.
 
"Banyak dari kita pergi ke sekolah dengan bus sekolah kuning, kan? Ini adalah bagian dari pengalaman kita tumbuh dewasa. Ini adalah bagian dari nostalgia, kenangan tentang kegembiraan dan kegembiraan pergi ke sekolah untuk bersama guru favorit Anda, untuk bersama teman-teman terbaik Anda dan untuk belajar. Bus sekolah membawa kita ke sana,” celoteh Harris.
 
Dia bahkan sempat mengungkapkan apresiasinya terhadap diagram Venn, yakni dalam sebuah acara bersama Menteri Energi Jennifer Granholm.
 
 "Saya suka diagram Venn. Ya. Saya suka diagram Venn. Jadi, tiga lingkaran — dan Anda dapat melakukan lebih banyak lagi! Tidak ada yang mengatakan diagram Venn hanya harus tiga lingkaran, kan?" katanya. (Vania Augustine Dilia)
 

 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan