“Pasangan itu mengisolasi diri bersama dengan dua anak mereka -,Putri Estelle dan Pangeran Oscar,- pada Rabu setelah menunjukkan gejala flu,” sebut pernyataan Kerajaan, seperti dikutip NDTV, Jumat 12 Maret 2021.
"Putri Mahkota dan Pangeran Daniel menunjukkan gejala kecil tetapi dalam keadaan baik-baik saja," imbuh pernyataan dan menambahkan bahwa tes pada Kamis telah mengkonfirmasi bahwa mereka terinfeksi covid-19.
Pelacakan kontrak, di bawah naungan dokter keluarga kerajaan, sedang dilakukan. Pasangan itu bukan anggota keluarga kerajaan pertama yang tertular covid-19, karena adik laki-laki Victoria, Carl-Philip dan istrinya Sofia juga terinfeksi virus tersebut.
Swedia, yang telah menjadi terkenal karena pendekatan kontroversialnya yang lebih lembut untuk mengekang covid-19, hingga Kamis mencatat lebih dari 707.000 kasus yang dikonfirmasi dan 13.111 kematian terkait di negara berpenduduk 10,3 juta itu.
Swedia tidak pernah memberlakukan jenis penguncian yang terlihat di tempat lain di Eropa. Mereka mengandalkan tindakan non-koersif dan memprioritaskan jarak sosial daripada penggunaan masker wajah.
Namun sejak November mulai memperketat aturannya, melarang penjualan alkohol setelah pukul 20.00, melarang pertemuan lebih dari delapan orang dan membatasi jumlah pelanggan di toko, kolam renang, dan pusat olahraga.
Pada 1 Maret, Swedia juga mewajibkan semua restoran dan kafe untuk menutup pintu mereka pada pukul 20:30, karena negara itu berusaha untuk mencegah gelombang ketiga virus.
Sementara Raja Karl Gustaf XVI dan Ratu Silvia keduanya telah divaksinasi. Raja, yang naik tahta pada 1973 dan berulang tahun ke-75 pada bulan April, dalam beberapa kesempatan telah memohon persatuan nasional Swedia dan mendesak orang-orang untuk terus mengikuti langkah-langkah jarak sosial yang sebagian besar bersifat sukarela untuk mengekang penyebaran virus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News