CDC tidak yakin vaksinasi covid-19 jadi penyebab hepatitis akut pada anak. Foto: AFP
CDC tidak yakin vaksinasi covid-19 jadi penyebab hepatitis akut pada anak. Foto: AFP

AS Selidiki 109 Kasus Hepatitis Akut Pada Anak, Termasuk 5 Kematian

Internasional Amerika Serikat covid-19 Hepatitis Akut
Fajar Nugraha • 07 Mei 2022 14:05
Washington: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) sedang menyelidiki 109 kasus hepatitis misterius pada anak-anak. Ini termasuk lima kematian yang dilaporkan.
 
"Penyelidik baik di sini maupun di luar negeri dan di seluruh dunia bekerja keras untuk menentukan penyebabnya," kata Jay Butler, Wakil Direktur Penyakit Menular untuk CDC, seperti dikutip AFP, Sabtu 7 Mei 2022.
 
“90 persen kasus melibatkan rawat inap, dengan 14 persen membutuhkan transplantasi hati. Mayoritas pulih sepenuhnya,” imbuhnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


CDC mengeluarkan peringatan kesehatan pekan lalu yang memberi tahu dokter dan otoritas kesehatan masyarakat untuk waspada terhadap kasus serupa. Tim medis pun mulai memeriksa riwayat kasus hingga 1 Oktober 2021.
 
Lebih dari setengah kasus dinyatakan positif adenovirus 41 - virus yang biasanya dikaitkan dengan gastroenteritis, tetapi bukan hepatitis pada anak-anak yang sehat.
 
"Karena tautan ke adenovirus, saya akan menyebutnya sebagai virus teratas dalam daftar virus yang menarik," kata Butler.
 
"Tetapi kami tidak tahu apakah adenovirus itu sendiri yang menyebabkan kasus, atau apakah ada reaksi kekebalan terhadap jenis adenovirus ini,” tegas Butler.
 
Faktor lingkungan juga sedang diperiksa - seperti keberadaan hewan di rumah, serta apakah patogen lain, seperti covid-19, mungkin berperan.
 
Kasus adenovirus mungkin juga pulih setelah penguncian covid-19 menghentikan penyebaran selama beberapa tahun, atau adenovirus mungkin telah berevolusi menjadi jenis yang lebih baru dan lebih berbahaya.
 
Tetapi CDC mengatakan tidak percaya vaksinasi covid-19 yang harus disalahkan.
 
"Sembilan kasus di Alabama yang diselidiki secara mendalam adalah di antara anak-anak dengan usia rata-rata dua tahun, terlalu muda untuk vaksinasi covid-19," pungkas CDC.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif