Presiden AS Donald Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, Senin 10 Agustus 2020. (Foto: AFP)
Presiden AS Donald Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, Senin 10 Agustus 2020. (Foto: AFP)

Trump Tunda KTT G7 Hingga Setelah Pilpres AS

Internasional amerika serikat ktt g7
Willy Haryono • 11 Agustus 2020 08:32
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku akan menunda Konferensi Tingkat Tinggi Group of Seven (KTT G7) hingga setelah pemilihan umum AS pada November mendatang. Sebelumnya, KTT G7 juga ditunda atas alasan adanya pandemi virus korona (covid-19).
 
"Saya lebih condong melakukannya setelah pemilu," kata Trump kepada awak media dalam konferensi pers di Gedung Putih, dilansir dari laman CNN, Senin 10 Agustus 2020.
 
Keketuaan G7 dirotasi pada setiap tahunnya, dan tahun ini Trump mendapat giliran sebagai ketua.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KTT G7 awalnya dijadwalkan berlangsung di Camp David pada Juni lalu. Setelah sempat berencana menggelar KTT G7 secara virtual, Trump mewacanakan menggelarnya pada musim gugur mendatang.
 
Trump mengatakan hingga saat ini Gedung Putih belum secara resmi melayangkan undangan ke para petinggi G7. "Kami belum mengirim undangan. Kami baru berbicara dengan mereka," sebut Trump.
 
Ia berencana mengundang beberapa negara yang bukan anggota formal G7. Saat ditanya apakah hendak mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin, Trump mengaku akan melakukannya.
 
"Tentu saja saya akan mengundangnya ke pertemuan. Saya rasa dia adalah faktor penting," sebut Trump tanpa mengelaborasi lebih lanjut.
 
Sementara itu dalam konferensi pers yang sama, Trump sempat digiring keluar untuk sementara waktu oleh seorang agen Secret Service. Seorang agen mendekat ke podium Trump dan membisikinya sesuatu, sebelum keduanya keluar dari ruang konferensi pers.
 
Selang beberapa menit kemudian, Trump kembali masuk dan mengatakan kepada awak media bahwa telah terjadinya penembakan di luar Gedung Putih.
 
"Ada penembakan di luar Gedung Putih," kata Trump. "Sepertinya sudah terkendali dengan baik. Seseorang sudah dibawa ke rumah sakit, tapi saya tidak tahu kondisinya orang tersebut," sambungnya.
 
Selang beberapa waktu, Secret Service menjelaskan situasinya melalui Twitter. "Secret Service mengonfirmasi adanya seorang agen yang terlibat dalam penembakan di 17th Street dan Pennsylvania Ave. Petugas penegak hukum sudah ada di lokasi. Informasi selanjutnya menyusul," tulisnya.
 
Trump mengaku tidak tahu apakah orang yang ditembak itu memiliki niatan buruk terhadap dirinya. "Mungkin saja peristiwa ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan saya," sebut Trump.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif