Sebuah sesi pertemuan berlangsung di gedung DK PBB di New York, AS, 19 April 2022. (Michael M. Santiago/Getty/AFP)
Sebuah sesi pertemuan berlangsung di gedung DK PBB di New York, AS, 19 April 2022. (Michael M. Santiago/Getty/AFP)

DK PBB Akan Gelar Pertemuan Darurat Seputar Kekerasan di Jalur Gaza

Willy Haryono • 07 Agustus 2022 16:05
New York: Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) akan menggelar sebuah pertemuan darurat secara tertutup pada Senin besok dalam mendiskusikan aksi saling serang antara militer Israel dan kelompok Palestina Islamic Jihad di Jalur Gaza.
 
Pertemuan darurat ini diminta oleh Uni Emirat Arab (UEA) bersama Tiongkok, Prancis, Irlandia dan Norwegia.
 
"UEA menekankan pentingnya memulihkan ketenangan di Jalur Gaza, mengurangi eskalasi, dan melindungi nyawa masyarakat sipil," kata Direktur Komunikasi Strategis Kementerian Luar Negeri UEA, Afra Mahash al-Hameli.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami mengekspresikan kekhawatiran mendalam atas eskalasi terkini dan meminta semua pihak untuk menahan diri dalam mencegah meningkatnya level kekerasan dan instabilitas," sambungnya, dikutip dari TOI pada Minggu, 7 Agustus 2022.
 
Senin besok, ucap pejabat senior UEA< para anggota DK PBB akan mendiskusikan "perkembangan terbaru dan cara-cara mendukung upaya internasional dalam mencapai perdamaian komprehensif dan adil."
 
Israel telah melancarkan sejumlah serangan di Gaza dengan sasaran utama kelompok Islamic Jihad. Tel Aviv mengatakan serangkaian serangan tersebut merupakan bagian dari operasi dalam mengantisipasi ancaman konkret Islamic Jihad terhadap masyarakat sipil Israel.
 
Operasi militer itu diluncurkan beberapa hari usai penutupan dan penguncian (lockdown) sejumlah wilayah Israel dekat Jalur Gaza. Penutupan dilakukan di tengah ancaman akan adanya serangan dari Islamic Jihad, yang diduga hendak membalas dendam atas kematian salah satu pemimpinnya di Tepi Barat.
 
Jajaran pemimpin Israel mengatakan operasi militer ini juga dimulai karena Islamic Jihad menolak menghentikan rencananya dalam menyerang beberapa target di area perbatasan.
 
Menurut keterangan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada hari Minggu ini, Islamic Jihad telah menembakkan lebih dari 580 roket ke arah Israel sejak Jumat kemarin.
 
Sementara menurut keterangan Kementerian Kesehatan Gaza, serangkaian serangan Israel di Jalur Gaza telah menewaskan 32 orang, termasuk enam anak-anak.
 
Baca:  Israel Bunuh Komandan Kedua Islamic Jihad, Korban Tewas di Gaza Jadi 32 Orang
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif