Vaksin covid-19 buatan Johnson & Johnson. (AFP)
Vaksin covid-19 buatan Johnson & Johnson. (AFP)

CDC Rekomendasikan Diakhirinya Penangguhan Vaksin J&J

Willy Haryono • 24 April 2021 07:44
Washington: Regulator kesehatan Amerika Serikat merekomendasikan diakhirinya penangguhan penggunaan vaksin Covid-19 buatan Johnson & Johnson pada Jumat, 10 hari usai pertama kali dihentikan sementara. Penangguhan kala itu dilakukan di tengah kekhawatiran risiko pembekuan darah.
 
Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan bahwa penangguhan yang telah diberlakukan sejak 13 April sebaiknya diakhiri.
 
Dilansir dari laman The National pada Sabtu, 24 April 2021, FDA dan CDC mengatakan bahwa vaksin Johnson & Johnson aman dan efektif dalam mencegah Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua agensi juga mengatakan bahwa risiko pembekuan darah dari vaksin tersebut sangat rendah, namun kajian mengenai kekhawatiran tersebut terus dilanjutkan.
 
Total 15 kasus pembekuan darah penerima vaksin Johnson & Johnson adalah perempuan, dengan 13 di antaranya berusia di bawah 50 tahun. Sebanyak 12 dari 15 kasus tersebut meliputi pembekuan darah di bagian otak.
 
Hingga 21 April lalu, sekitar 4 juta perempuan di AS telah menerima vaksin Johnson & Johnson, dengan lebih dari delapan juta warga AS sudah disuntik produk tersebut.
 
Sejak ditangguhkan, sejumlah pejabat kesehatan AS berada di bawah tekanan untuk segera melanjutkan penggunaan vaksin Johnson & Johnson. Wilbur Chen, salah satu anggota tim panel pakar medis AS, sebelumnya mengatakan bahwa dirinya ingin agar vaksin Johnson & Johnson segera digunakan kembali.
 
"Saya tidak ingin vaksin itu disimpan di rak lebih lama lagi," tutur Chen, profesor dari University of Maryland School of Medicine.
 
Menurut data CDC, sekitar 10 juta dosis vaksin Johnson & Johnson siap digunakan di AS. Namun CDC belum dapat memastikan seberapa cepat 10 juta dosis tersebut dapat disuntikkan ke warga.
 
Baca:  Johnson & Johnson akan Lanjutkan Distribusi Vaksin di Eropa

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
 
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif