Menlu Retno Marsudi berikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB pada 2022. Foto: UN
Menlu Retno Marsudi berikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB pada 2022. Foto: UN

Menlu Retno: G20 Tidak Boleh Gagal

Marcheilla Ariesta • 26 September 2022 22:32
New York: Di tengah ketidakstabilan dunia saat ini, Kelompok 20 Negara Ekonomi Terbesar Dunia (G20) menjadi harapan mereka yang terkena dampak parah pandemi. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, pelajaran dari pandemi membentuk prioritas Kepresidenan G20 Indonesia.
 
"Pandemi memberi kita pelajaran berharga bahwa tidak ada yang aman sampai semua orang aman," kata Retno dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB di New York, Senin, 26 September 2022.
 
Menurut Retno, seluruh dunia menggantungkan harapan mereka pada G20 untuk menjadi katalisator pemulihan ekonomi global. Dalam hal ini, paling terutama untuk negara berkembang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"G20 tidak boleh gagal!" tegas Retno.
 
"Kita tidak bisa membiarkan pemulihan global jatuh kepada belas kasihan geopolitik," ucapnya.
 
Retno meminta agar G20 bertindak segera untuk mengatasi pangan dan krisis energi dari perang yang terjadi di Rusia dan Ukraina. Jika tidak, kata dia, miliaran orang akan berisiko, khususnya di negara berkembang.
 
"Kami membutuhkan paradigma baru yang akan menanamkan kolektif tanggung jawab untuk mencapai Agenda 2030 dan berjuang untuk perubahan iklim," seru Retno.
 
Tanpa paradigma baru ini, kata dia, tidak akan ada pemulihan kuat untuk semua. "Banyak dari kita akan tertinggal," pungkasnya.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif