Kepala Penasihat Medis Presiden AS Joe Biden, Dr Anthony Fauci, saat berada di Washington DC pada 15 April 2021. (Susan Walsh / POOL / AFP)
Kepala Penasihat Medis Presiden AS Joe Biden, Dr Anthony Fauci, saat berada di Washington DC pada 15 April 2021. (Susan Walsh / POOL / AFP)

AS Mungkin Lanjutkan Penggunaan Vaksin Johnson & Johnson Pekan Ini

Internasional Amerika Serikat covid-19 pandemi covid-19 Vaksin Johnson & Johnson Vaksin untuk Indonesia
Willy Haryono • 19 April 2021 09:44
Washington: Amerika Serikat kemungkinan akan melanjutkan penggunaan vaksin Covid-19 buatan perusahaan Johnson & Johnson pekan ini, ucap pakar kesehatan ternama Dr Anthony Fauci pada Minggu, 18 April.
 
Berbicara dalam rangkaian acara televisi, Fauci mengatakan keputusan melanjutkan vaksin J&J mungkin akan dikeluarkan usai para penasihat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) bertemu pada Jumat pekan ini.
 
"Saya akan merasa sangat terkejut jika tidak ada kelanjutan pada Jumat mendatang," ucap Fauci, dilansir dari laman Arutz Sheva pada Senin, 19 April 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Menurut saya mereka tidak akan memperpanjang (penangguhan vaksin J&J) lebih lama lagi," sambung dia.
 
Fauci, yang merupakan kepala penasihat medis Presiden AS Joe Biden, meyakini regulator AS akan melanjutkan penggunaan vaksin J&J dengan persyaratan tertentu, seperti sesuai usia atau jenis kelamin.
 
"Jadi nantinya vaksin ini akan diberikan dalam cara yang sedikit berbeda dari sebelum adanya penangguhan," tutur Fauci.
 
Baca:  WHO Tunggu Tinjauan Data Global Terkait Vaksin Johnson & Johnson
 
Sebelumnya pada pekan ini, AS menangguhkan penggunaan vaksin Johnson & Johnson usai enam perempuan yang menerimanya mengalami pembekuan darah. Salah satu dari mereka meninggal dunia.
 
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengumumkan penangguhan vaksin J&J pada Selasa pekan kemarin, dengan mengutip terjadinya beberapa kasus "pembekuan darah yang langka dan parah."
 
"Keamanan vaksin adalah prioritas utama pemerintah federal, dan kami merespons semua laporan mengenai masalah kesehatan seputar vaksinasi Covid-19 dengan sangat serius," tulis FDA di Twitter.
 
Saat ditanya apakah AS akan menghentikan penggunaan vaksin J&J secara permanen, Fauci menilai hal tersebut kemungkinan tidak akan terjadi.
 
"Penangguhan kemarin hanya untuk mengkaji, untuk memastikan kami mengetahui semua informasi, dan untuk mengingatkan tenaga medis di luar sana yang mungkin melihat sejumlah individu, terutama perempuan, yang mengalami efek samping tertentu," sebut Fauci.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
 
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif