Kim Jong-un memberikan dukungan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto: KCNA/Yonhap
Kim Jong-un memberikan dukungan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto: KCNA/Yonhap

Kim Jong-un Utarakan Dukungan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin

Internasional Kim Jong-un Vladimir Putin korea utara Perang Rusia-Ukraina
Fajar Nugraha • 11 Mei 2022 10:59
Pyongyang: Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un mengirim surat kepada Presiden Vladimir Putin yang menekankan 'solidaritas' dengan Rusia. Menurut Kim Jong-un, hubungan 'strategis dan tradisional' akan berlanjut antara Pyongyang dan Moskow.
 
Media pemerintah Korea Utara pada Selasa 10 Mei menerbitkan surat dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un kepada timpalannya dari Rusia Vladimir Putin, memberi selamat kepada Rusia pada kesempatan liburan Hari Kemenangan.
 
Rusia merayakan ulang tahun ke-77 kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman dengan parade militer besar-besaran di Moskow pada 9 Mei. tanggapan ‘terpaksa’ terhadap kebijakan Barat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Rakyat Rusia meraih kemenangan besar dalam perang keadilan yang menghancurkan fasisme –,yang mengancam nasib umat manusia,– dengan menunjukkan kepahlawanan dan pengorbanan yang luar biasa,” tulis Kim dalam surat yang dibawa oleh Rodong Sinmun, seperti dikutip Yonhap.
 
Kim juga mengatakan bahwa dia mengirimkan solidaritas untuk pencapaian rakyat Rusia yang pada dasarnya bertujuan untuk menghilangkan” ancaman politik dan militer yang ditimbulkan oleh kekuatan musuh.
 
“Kami mendukung Rusia untuk melindungi martabat, perdamaian, dan keamanan negara. Hubungan persahabatan itu strategis dan tradisional antara Korea Utara dan Rusia akan memperkuat dan berkembang dengan tuntutan zaman,” ucap Kim Jong-un dalam suratnya.
 
Korea Utara telah mendukung perang Rusia melawan Ukraina sejak awal dan media pemerintahnya telah merilis beberapa pernyataan sejak Februari yang mengutuk Barat karena ikut campur atau menyebabkan perang.
 
Pada Maret, DPRK adalah satu dari hanya lima negara yang memberikan suara menentang resolusi PBB yang mengutuk invasi Rusia ke Ukraina pada sesi khusus darurat Majelis Umum PBB. Kementerian luar negeri Korea Utara juga terus menyalahkan Washington, mengklaim bahwa mengabaikan masalah keamanan Moskow adalah akar penyebab krisis.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif