Lava pijar menyembur dari gunung berapi Cumbre Vieja di Kepulauan Canaria, La Palma, Spanyol. (AFP/Luismi Ortiz)
Lava pijar menyembur dari gunung berapi Cumbre Vieja di Kepulauan Canaria, La Palma, Spanyol. (AFP/Luismi Ortiz)

Metro Siang

Gunung Cumbre Vieja Belum Berhenti Erupsi

Internasional Spanyol Erupsi Gunung Gunung Berapi Cumbre Vieja Meletus
MetroTV • 25 Oktober 2021 14:52
La Palma: Sebulan berlalu, gunung berapi Cumbre Vieja, di La Palma, Spanyol, masih terus mengalami erupsi. Erupsi berlangsung sejak 19 September 2021.
 
“Erupsi telah menghancurkan lebih dari 2.000 bangunan yang kebanyakan merupakan rumah warga dan peternakan," kata Presenter Metro TV, Kevin Egan, dalam tayangan Metro Siang di Metro TV, Senin, 25 Oktober 2021.
 
Bebatuan vulkanik akibat erupsi dilaporkan telah menutup sekitar 850 hektare lahan. Erupsi juga menghentikan sistem irigasi serta jalur distribusi pertanian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez berjanji mempercepat proses pengiriman bantuan bagi ribuan warga yang terdampak. Terutama, bagi mereka yang rumahnya hancur akibat aliran lava.
 
Sejak letusan awal, sebanyak 2 ribu bangunan hancur dan 7 ribu dari 83 ribu penduduk La Palma masih belum dapat kembali ke rumah mereka. Selain itu, sekitar 59 kilometer jalan raya di pulau tersebut telah hancur terkena dampak erupsi Cumbre Vieja.
 
Baca: Spanyol Siapkan Rp3,5 Triliun untuk Penanganan Erupsi Gunung Cumbre Vieja
 
Aliran lava membentuk semacam 'lintasan kehancuran' di La Palma. Sejak pertama kali erupsi, lava dari Cumbre Vieja telah mencapai Samudra Atlantik pada 29 September lalu. Saat itu, lava panas jatuh ke air dan memicu kepulan asap putih ke udara. Asap semacam itu dikhawatirkan dapat berbahaya jika terhirup.
 
Sebuah video yang diambil akhir pekan ini menunjukkan, lava Cumbre Vieja menyembur tinggi, dan debu vulkaniknya memicu pembatalan 38 penerbangan di bandara La Palma pada hari Minggu kemarin.
 
Di hari yang sama, terdeteksi sekitar 42 gempa seismik di La Palma, dengan kekuatan yang terbesar mencapai magnitudo 4,3.
 
Pada 1971, letusan Cumbre Vieja tercatat berlangsung sekitar tiga pekan 
 
"Hanya (gunung berapi Cumbre Vieja) yang satu-satunya bisa memutuskan kapan semua ini akan berakhir," ujar Torres. (Raja Alif Adhi Budoyo/Nadia Ayu)
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif