Warga Kherson diimbau untuk mengevakuasi diri./AFP
Warga Kherson diimbau untuk mengevakuasi diri./AFP

Rusia Evakuasi Penduduk Kherson, Sudah Kehilangan Kendali?

Marcheilla Ariesta • 14 Oktober 2022 10:49
Kherson: Gubernur wilayah Kherson selatan Ukraina yang diangkat Rusia mengusulkan agar penduduk membawa anak-anak mereka dan pergi ke tempat yang aman. Ini menjadi tanda paling mencolok bahwa Moskow seperti kehilangan kendali di wilayah yang mereka klaim.
 
Kantor berita Rusia TASS, Jumat, 14 Oktober 2022 melaporkan, kelompok pertama warga sipil yang melarikan diri dari Kherson diperkirakan akan tiba di wilayah Rostov Rusia secepat hari ini.
 
"Setiap hari, kota-kota di wilayah Kherson menjadi sasaran serangan rudal," kata kepala pemerintahan Kherson Rusia Vladimir Saldo dalam sebuah pesan video.

"Dengan demikian, kepemimpinan pemerintahan Kherson telah memutuskan untuk memberi keluarga Kherson pilihan untuk bepergian ke wilayah lain di Rusia untuk beristirahat dan belajar," sambungnya.
 
Baca juga: Zelensky Minta Dunia Hukum Rusia si 'Pembunuh dan Penyiksa'
 
Ia mnyarankan semua penduduk wilayah Kherson untuk pergi ke tempat lain, bersama anak-anak mereka. Imbauan untuk pergi terutama diterapkan kepada warga di tepi barat Sungai Dnipro.
 
Kherson satu-satunya kota besar Ukraina yang direbut Rusia secara utuh sejak invasi pada Februari. Dia menjadi satu dari empat wilayah Ukraina yang diduduki dan diklaim Rusia.
 
Ini mengendalikan satu-satunya rute darat ke semenanjung Krimea yang direbut Rusia pada 2014, dan mulut Dnipro, sungai sepanjang 2.200 kilometer yang membelah Ukraina.
 
Sejak awal Oktober, pasukan Ukraina telah menerobos garis depan Rusia di sana dalam kemajuan terbesar mereka di selatan sejak perang dimulai. Sejak itu mereka telah maju dengan cepat di sepanjang tepi barat, bertujuan untuk memotong ribuan tentara Rusia dari jalur pasokan dan rute pelarian potensial di seberangnya.
 
TASS mengutip gubernur wilayah Rostov Rusia, yang berbatasan dengan wilayah Ukraina yang diklaim Rusia telah dicaplok, yang mengatakan bahwa wilayahnya siap menampung siapa pun yang memilih untuk meninggalkan Kherson, dengan kelompok pertama diharapkan pada Jumat.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan