William Wongso (kiri) dalam acara webinar berjudul Mengindustrikan Makanan dan Bumbu Indonesia di Amerika Serikat. (KBRI Washington)
William Wongso (kiri) dalam acara webinar berjudul Mengindustrikan Makanan dan Bumbu Indonesia di Amerika Serikat. (KBRI Washington)

KBRI Washington DC Dorong Industrialisasi Makanan dan Bumbu Indonesia

Internasional Amerika Serikat kuliner indonesia-as diaspora indonesia
Willy Haryono • 04 September 2021 09:00
Washington: Untuk memperluas pemasaran produk bumbu dan rempah-rempah Indonesia di Amerika Serikat, dan dalam rangka mendorong industri kuliner nusantara sebagai bagian dari gastrodiplomasi, KBRI Washington DC telah menyelenggarakan Webinar bertema "Mengindustrikan Makanan dan Bumbu Indonesia di Amerika Serikat" pada 1 September lalu.
 
Webinar ini diselenggarakan KBRI Washington DC bekerja sama dengan Indonesian American Association (IAA), dan menghadirkan narasumber William Wongso sebagai pakar kuliner nasional, Agus Setiawan selaku konsultan US Food and Drug Administration (FDA), dan lainnya.
 
"Amerika Serikat memiliki pangsa pasar besar untuk produk rempah-rempah dari Indonesia. Nilai ekspor rempah-rempah Indonesia ke Amerika Serikat di tahun 2020 mencapai USD175 juta," ujar Kuasa Usaha Ad-Interim (KUAI)/Wakil Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Iwan Freddy.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selain itu, pada periode Januari-Juni 2021, nilai ekspor rempah-rempah Indonesia ke Amerika Serikat mengalami kenaikan 1,22% yaitu sebesar USD 83,25 juta, hal ini membuktikan bahwa peluang pasar Amerika Serikat untuk produk rempah-rempah Indonesia masih sangat tinggi," sambungnya, dalam keterangan di situs Kemenlu RI, Jumat, 3 September 2021.
 
Acara webinar mendapat sambutan yang sangat baik, setidaknya dihadiri 382 peserta yang datang dari berbagai latar belakang profesi. Mereka adalah pebisnis kuliner, UMKM Indonesia, eksportir Indonesia, diaspora Indonesia di AS, dan importir bumbu serta rempah Indonesia.
 
William Wongso adalah tokoh mengusulkan konsep Cloud-kitchen “Indonesia Makan”, di mana para pebisnis kuliner Indonesia di AS dapat menghadirkan produk makanan dan bumbu Indonesia tanpa mengeluarkan biaya besar. Ia juga memperkenalkan konsep "Indonesia Food" outlet di AS sebagai upaya mengindustrikan makanan dan bumbu Tanah Air di Negeri Paman Sam.
 
"Kita semua perlu bersinergi untuk mengindustrikan makanan dan bumbu Indonesia di Amerika Serikat," ungkap Wiliam Wongso.
 
Menutup webinar yang berlangsung selama 2 jam, Konsultan FDA Agus Setiawan menyampaikan berbagai regulasi dan persyaratan ekspor produk rempah-rempah ke AS. "Pelabelan merupakan salah satu persyaratan yang penting untuk dipatuhi agar dapat menembus pasar Amerika Serikat," tutup Agus Setiawan. 
 
KBRI Washington DC akan terus berupaya dan bersinergi dengan berbagai pihak dalam melakukan penetrasi pasar sertameningkatkan ekspor produk Indonesia ke AS. Diharapkan webinar ini dapat membantu para UMKM dan pebisnis kuliner Indonesia untuk dapat menggali peluang ekspor produk bumbu dan rempah-rempah Indonesia, serta dapat membangun sinergi bersama untuk mengindustrikan produk makanan dan rempah Indonesia di AS.
 
Baca:  Toko 'WaRoeNG' Jadi Obat Kangen Diaspora Indonesia di Chicago

 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif