Sekjen PBB Antonio Guterres. (AFP)
Sekjen PBB Antonio Guterres. (AFP)

Ukraina Menentang Rencana Sekjen PBB yang Hendak Menemui Putin

Internasional ukraina pbb Vladimir Putin rusia Rusia-Ukraina Sekjen PBB Volodymyr Zelensky Perang Rusia-Ukraina
Medcom • 25 April 2022 16:00
Kiev: Sejumlah pejabat tinggi Ukraina menyatakan tidak setuju terhadap rencana Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres yang hendak menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pekan ini.
 
Menjelang rencana pertemuan pada Selasa besok, pimpinan kantor kepresidenan Ukraina mengatakan dalam wawancara "Meet the Press" di media NBC bahwa Guterres tidak memiliki wewenang untuk berbicara atas nama Kiev dalam mendorong diakhirinya invasi Rusia.
 
"Pergi ke Moskow bukan ide yang baik. Kami tidak memahami maksud beliau pergi ke Moskow dan berbicara dengan Presiden Putin," ujar Zhovkva, dilansir dari Politico, Senin, 25 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya benar-benar meragukan bahwa pembicaraan damai yang diselenggarakan Sekjen PBB itu akan membuahkan hasil," katanya.
 
Alih-alih mendukung kunjungan, Zhovkva menyarankan dilakukannya reformasi PBB. Ia juga menuduh organisasi tersebut terlambat dalam hal Ukraina, terutama terkait dukungan kemanusiaan.
 
"Jadi, alangkah baiknya jika Sekjen PBB juga fokus pada hal-hal ini," kata Zhovkva.
 
Berpandangan serupa, Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal mengatakan kepada “Face the Nation” di media CBS bahwa dirinya tidak yakin kunjungan Guterres akan mendorong kemajuan diplomatik dengan Rusia.
 
"Begitu banyak pemimpin dari negara-negara beradab dan organisasi internasional yang mencoba mengadakan negosiasi ini. Tapi kelihatannya Federasi Rusia dan Putin tidak tertarik dengan negosiasi," kata Shmyhal.
 
"Mereka tertarik pada hal-hal lain," lanjut dia.
 
"Mereka tertarik pada genosida orang Ukraina. Mereka tertarik menciptakan krisis migrasi di Eropa dan dunia. Mereka tertarik menciptakan krisis pangan, krisis energi. Jadi mereka hanya melakukan hal-hal ini, dan kita tidak tahu.  … Saya tidak yakin mereka mampu mengadakan negosiasi ini dengan benar," ungkap Shmyhal.
 
Sebelum mengunjungi Rusia pada hari Selasa, Guterres dijadwalkan pergi ke Turki pada Senin ini untuk menemui Presiden Recep Tayyip Erdogan. Di Rusia, Guterres akan melakukan rapat kerja dan makan siang dengan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, untuk kemudian disambut oleh Putin.
 
Dari Rusia, Guterres berencana melakukan perjalanan ke Ukraina pada Kamis pekan ini untuk bertemu Presiden Volodymyr Zelensky dan Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba. (Kaylina Ivani)
 
Baca:  Zelensky Sekali Lagi Minta Bertemu Langsung dengan Putin
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif