Seorang warga berjalan di depan poster Emmanuel Macron dan Marine Le Pen di Eguisheim, Prancis, 21 April 2022. (SEBASTIEN BOZON / AFP)
Seorang warga berjalan di depan poster Emmanuel Macron dan Marine Le Pen di Eguisheim, Prancis, 21 April 2022. (SEBASTIEN BOZON / AFP)

Pemilu Prancis Putaran Kedua Berlangsung Hari Ini, Macron atau Le Pen?

Internasional prancis pemilu prancis politik prancis Emmanuel Macron Marine Le Pen
Willy Haryono • 24 April 2022 08:35
Paris: Setelah melewati masa kampanye yang dipenuhi perpecahan di tengah masyarakat, Prancis akan memutuskan apakah bersedia mendorong Presiden Emmanuel Macron ke periode kedua, atau memberi kesempatan kepada tokoh sayap kanan Marine Le Pen di hari Minggu ini, 24 April 2022.
 
Le Pen harus berjuang keras dalam pertarungan hari ini, karena beberapa survei menempatkan Macron sekitar 10 poin lebih unggul darinya.
 
Untuk menang, Macron dan Le Pen harus bisa menarik hati warga Prancis yang memilih kandidat-kandidat lain di pemilu putaran pertama. Namun, keduanya adalah tokoh yang sangat bertolak belakang di Prancis, sehingga tidak ada jaminan siapa yang akan menang dalam pemilu kali ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari BBC, kubu oposisi menyebut Macron sebagai sosok arogan dan hanya menjadi presiden bagi kalangan menengah ke atas di Prancis. Sementara Le Pen dituduh memiliki hubungan dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang saat ini sedang melancarkan invasi di Ukraina.
 
Baca:  Macron Tuduh Capres Sayap Kanan Prancis sebagai Kaki Tangan Putin
 
Macron menjadi presiden lewat serangkaian janji lima tahun lalu, namun sebagian warga Prancis mengeluhkan masih banyaknya janji yang belum dipenuhi. Kepresidenan Macron diwarnai aksi protes, pandemi Covid-19 dan lonjakan harga berbagai kebutuhan pokok.
 
Sementara Le Pen telah belajar dari kesalahannya di masa lalu, di saat dirinya kalah telak dari Macron di putaran kedua pada 2017. Kini ia mulai memperhalus citranya demi menarik lebih banyak pemilih.
 
Ini merupakan ketiga kalinya Le Pen mencalonkan diri, dan jika gagal lagi, bisa saja menjadi yang terakhir.
 
Hal yang masih menjadi misteri adalah berapa banyak warga Prancis yang akan menolak kedua kandidat, entah ittu dengan menyerahkan surat suara kosong atau tidak datang sama sekali. Sebagian besar wilayah di Prancis sedang menjalani masa liburan, dan tingkat partisipasi warga dalam pemilu kali ini dikhawatirkan rendah.
 
Kampanye pemilu Prancis relatif singkat, namun pemilih dihadapkan pada pilihan yang jelas. Mereka akan memilih presiden petahana pro-Eropa, aatu kandidat nasional yang ingin melarang kedatangan imigran dan pemakaian hijab.
 
Tempat pemungutan suara dibuka pukul 0600 GMT di seantero Prancis, dan akan ditutup 12 jam setelahnya. Apa pun hasilnya, Macron berencana menyapa masyarakat Prancis di kaki Menara Eiffel pada Minggu malam.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif