Proposal membatasi harga minyak dari Rusia dari menjadi salah satu langkah yang mencuri perhatian dalam pertemuan negara barat di G7. Metro TV
Proposal membatasi harga minyak dari Rusia dari menjadi salah satu langkah yang mencuri perhatian dalam pertemuan negara barat di G7. Metro TV

Selamat Pagi Indonesia

Netralitas Indonesia dan India Sikapi Perang Rusia Ukraina

MetroTV • 30 Juni 2022 12:28
Bavaria: KTT G7 diikuti negara industri digelar di Bavaria, Jerman, beberapa waktu lalu menyita perhatian. Proposal membatasi harga minyak dari Rusia dari menjadi salah satu langkah yang mencuri perhatian dalam pertemuan tersebut.
 
“Perlu merangkul banyak negara pengimpor minyak dari seluruh dunia,” kata pengamat Brookings Institution Doug Rediker dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia di Metro TV, Kamis, 30 Juni 2022.
 
Namun, analis dari Brookings Institution Dan Hamilton meragukan negara seperti India mau menyetujui keputusan untuk memberi sanksi kepada Rusia. Keputusan itu dinilainya harus disetujui semua negara kecuali Tiongkok, satu-satunya negara yang pro-Rusia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Tapi bila semua negara kecuali Tiongkok sepakat, maka pemasukan Rusia akan terhempas,” kata Hamilton.
 
Baca: Zelensky Ajak Indonesia Ikut Rekonstruksi Ukraina Pascaperang

Sebagai upaya menghentikan serangan Rusia ke Ukraina, KTT G7 kali ini juga menghadirkan pemimpin dari negara-negara berkembang. Termasuk Indonesia dan India.
 
“Sementara Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) seperti kita ketahui, membawa misi perdamaian. Bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy lalu Presiden Rusia Vladimir Putin,” tutur Jurnalis VOA Nova Poerwadi.
 
Umumnya, analis bisa memahami netralitas negara seperti Indonesia. Namun, sikap Indonesia memicu dapat boikot dari pemimpin Amerika Serikat (AS) dan negara barat lainnya karena dianggap pro-Putin.
 
“Indonesia saat ini ingin berhati-hati agar tetap berimbang, seperti Asia Tenggara secara umum menyikapi invasi Rusia atas Ukraina,” kata Analis Wilson Center Lucas Myers. (Hana Nushratu)
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif