Seekor dingo berlari di Dingo Discovery and Research Centre di Victoria, Australia, 25 Mei 2009. (Foto: AFP/WILLIAM WEST)
Seekor dingo berlari di Dingo Discovery and Research Centre di Victoria, Australia, 25 Mei 2009. (Foto: AFP/WILLIAM WEST)

Dua Dingo Disuntik Mati usai Serang Turis di Australia

Internasional hewan buas australia
Willy Haryono • 03 Maret 2019 12:48
Queensland: Dua ekor dingo, hewan sejenis anjing khas Australia, disuntik mati usai menyerang seorang turis wanita asal Prancis dan anaknya di sebuah pulau wisata di Australia. Ini merupakan serangan kedua di situs pariwisata Australia dalam satu bulan terakhir.
 
Tim medis mengatakan peristiwa bermula saat ibu dan anak itu turun dari kendaraan di Fraser Island yang terletak di lepas pantai Queensland pada Kamis kemarin. Keduanya diserang sekelompok dingo tak lama setelahnya.
 
Fraser Island adalah salah satu lokasi wisata yang masuk daftar Warisan Budaya Dunia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ibu dan anak itu panik, kemudian berlari ke arah kendaraan. Sekelompok dingo itu berlari mengejar dan menyerang keduanya," tutur juru bicara Badan Ambulans Queensland Michael Augustus, seperti dikutip dari laman AFP, Minggu 3 Maret 2019.
 
Augustus menyebut kedua turis itu berasal dari Prancis. Media lokal melaporkan bahwa bocah asal Prancis itu berusia sembilan tahun, sementara ibunya 20-an tahun.
 
Seekor dingo yang menyerang kedua turis telah ditangkap dan disuntik mati Dinas Pertamanan dan Alam Liar Queensland pada Jumat kemarin. Seekor dingo lainnya disuntik mati hari ini.
 
Januari lalu, seorang bocah berusia enam tahun diserang dingo di Fraser Island, sebuah pulau pasir terkena oleh pantainya yang indah -- dan juga dingo yang merupakan hewan mirip serigala dan anjing liar.
 
Otoritas Australia telah berulang kali mengingatkan bahwa dingo adalah hewan liar, sehingga perlakuan terhadap mereka tidak dapat disamakan seperti anjing peliharaan. Turis di Fraser Island diingatkan untuk selalu menjaga anak-anak mereka dan tidak memberi makan dingo.
 
Asli Australia, dingo menjadi sorotan dalam kasus hilangnya seorang bayi bernama Azaria Chamberlain di Uluru pada 1980. Kala itu, ibu Azaria bernama Lindy didakwa kasus pembunuhan atas hilangnya Azaria, dan suaminya juga dinyatakan sebagai kaki tangan.
 
Namun putusan pengadilan dibatalkan pada 1988, saat ditemukan potongan baju Azaria di dekat sarang dingo. Putusan pengadilan pada 2012 menegaskan bahwa seekor dingo menyeret Azaria dari tenda tanpa sepengetahuan orang tua korban.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif