Ilustrasi (Foto:Medcom.id/M Rizal)
Ilustrasi (Foto:Medcom.id/M Rizal)

Kedubes Iran: Kematian Soleimani tak Hentikan Terorisme

Internasional as-iran
Marcheilla Ariesta • 06 Januari 2020 19:01
Jakarta: Kedutaan Besar Iran di Jakarta mengecam pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani oleh Amerika Serikat (AS). Soleimani dianggap sebanding dengan pemimpin kelompok teroris Islamic State (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi oleh AS.
 
"Mati syahidnya Mayjen Soleimani tidak akan dapat menghentikan perlawanan terhadap terorisme dan ekstremisme di kawasan tetapi akan memperkuat pohon muqawama di kawasan dan dunia," kata Kedubes Iran di Jakarta dalam pernyataan yang diterima Medcom.id, Senin 6 Januari 2020.
 
Dalam pernyataan mereka, Kedubes Iran menambahkan Jenderal Soleimani merupakan simbol dan pahlawan antiterorisme dan radikalisme di kawasan Timur Tengah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jasa, pengorbanan, keberanian dan keahlian Mayjen. Soleimani dalam memerangi ISIS dan kelompok takfiri di Suriah dan Irak merupakan bagian dari sejarah kontemporer yang tak akan terlupakan," tutur mereka.
 
Menurut mereka, pembunuhan Soleimani merupakan bentuk nyata terorisme yang berbasis negara. Kedubes Iran mengatakan, tindakan AS merupakan pelanggaran yang luas terhadap berbagai peraturan internasional dan piagam PBB.
 
"Tindakan jahat yang dilakukan atas konsultasi dan provokasi Rezim Zionis Israel adalah sebuah kesalahan strategis yang berujung pada peningkatan rasa ketidakamanan di kawasan," seru mereka.
 
Kedubes Iran menyatakan aksi teror ini bertentangan dengan komitmen internasional AS dalam memerangi terorisme. Pasalnya AS dengan tindakan kejinya sedang melawan orang-orang dan pihak-pihak yang berperang dengan kelompok teroris.
 
"Republik Islam Iran akan mengerahkan seluruh kapasitas politik, hukum dan internasionalnya untuk membalas teror jahat ini. Iran tidak akan terpancing oleh perkembangan situasi dan akan memberikan pembalasan yang tegas pada waktu dan tempat yang diharapkannya," pungkas mereka.
 
Soleimani tewas dalam serangan udara yang dilakukan AS di Baghdad. Presiden AS Donald Trump, mengatakan akan menyerang balik Iran jika mereka membalas dendam atas kematian Soleimani.
 

(WAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif