Salah satu bagian dari pesawat maskapai Ukraina yang jatuh ditembak misil pada 8 Januari 2020. (Foto: AFP)
Salah satu bagian dari pesawat maskapai Ukraina yang jatuh ditembak misil pada 8 Januari 2020. (Foto: AFP)

Iran akan Kirim Kotak Hitam Pesawat ke Ukraina

Internasional kecelakaan pesawat as-iran Qassem Soleimani
Willy Haryono • 19 Januari 2020 12:12
Teheran: Iran berencana mengirim kotak hitam pesawat maskapai Ukraine International Airlines (UIA) yang ditembak jatuh pada 8 Januari lalu ke Ukraina. Sejak awal, Ukraina memang sudah meminta Iran agar kotak hitam tersebut dianalisis di Kiev.
 
Kepala Organisasi Penerbangan Sipil Iran Hassan Rezaifar mengatakan, pihaknya juga bersiap untuk meminta pakar dari Prancis, Kanada dan Amerika Serikat untuk mencoba membaca flight data recorder, salah satu bagian dari kotak hitam.
 
Rezaifar menambahkan jika pakar di Ukraina tidak mampu mengambil datanya, maka kotak hitam itu akan ditransfer ke Prancis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Atas dasar permintaan otoritas Ukraina, kotak hitam dari pesawat yang ditembak jatuh tidak akan dibaca di Iran. Kotak hitam akan ditransfer ke Ukraina untuk dibaca dan dianalisis," ucap Rezaifar kepada kantor berita Tasnim dan dilansir oleh CNN, Sabtu 18 Januari 2020.
 
Keputusan Iran mengirim kotak hitam diambil satu hari usai Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyerukan Teheran untuk bekerja dengan Prancis, negara yang memiliki kapabilitas canggih dalam membaca kotak hitam.
 
Selain itu, keputusan juga diambil usai berlangsungnya percakapan via telepon antara Menteri Luar Negeri Ukraina Vadym Prystaiko dengan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif.
 
Total 176 orang tewas dalam tragedi pesawat UIA dengan nomor penerbangan PS752. Dari total korban tewas, PM Trudeau mengonfirmasi 57 diantaranya adalah warga Kanada.
 
"Kami mendiskusikan repatriasi jasad warga Ukraina dan juga peran Kiev dalam investigasi gabungan, secara khusus mengenai kotak hitam," tulis Prystaiko di Twitter.
 
Otoritas Iran awalnya membantah pesawat UIA PS752 jatuh akibat terkena misil. Namun tiga hari berselang, Iran mengaku telah salah mengira pesawat UIA dengan nomor penerbangan PS752 itu sebagai sebuah "pesawat musuh" atau "misil jelajah."
 
Beberapa jam sebelum pesawat Ukraina ditembak jatuh, Iran meluncurkan belasan misil ke dua pangkalan yang menampung pasukan Amerika Serikat di Irak. Belasan misil itu merupakan balasan atas kematian jenderal Qassem Soleimani.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif