medcom.id, Kairo: Unjuk rasa terkait putusan pengadilan terhadap Husni Mubarak terjadi di sejumlah universitas di Mesir, Minggu (30/11/2014). Pendemo mengecam keras dibebaskannya Mubarak dari dakwaan kasus pembunuhan massal 800 orang dalam pemberontakan di tahun 2011.
Ratusan demonstran berkumpul di Universitas Kairo sambil melambaikan foto Mubarak di balik jeruji penjara. Polisi bersiaga di pintu gerbang kampus untuk mencegah meluasnya unjuk rasa ke jalanan.
Seperti diberitakan Reuters, demonstrasi serupa terjadi di universitas lainnya sejak Sabtu kemarin. Mereka mendesak agar Rezim Mubarak segera diruntuhkan.
Jaksa Agung Mesir Hisham Barakat berencana mengajukan banding. Mubarak dianggap bertanggung jawab atas kematian 800 pendemo pada 2011. Kerusuhan pada saat itu berujung pada lengsernya Mubarak dari kursi kepresidenan.
Selain melepaskan Mubarak, pihak pengadilan juga membebaskan dua anaknya, Alaa dan Gamal. Keduanya disidang atas tuduhan korupsi.
Meskipun bebas dari tuduhan pembunuhan, Mubarak masih harus menjalani vonis tiga tahun penjara atas kasus penggelapan uang.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan