PBB Minta Palestina-Israel Kembali ke Solusi Dua Negara

Willy Haryono 24 November 2018 09:05 WIB
palestina israel
PBB Minta Palestina-Israel Kembali ke Solusi Dua Negara
Sekjen PBB Antonio Guterres. (Foto: AFP)
New York: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mendesak Palestina dan Israel untuk menyelesaikan konflik mereka dengan kembali mendukung rencana Solusi Dua Negara (Two-State Solution).

Selama ini, mayoritas anggota PBB menilai Solusi Dua Negara yang pada intinya adalah membagi dua wilayah Yerusalem sebagai solusi terbaik dalam menyelesaikan konflik berkepanjangan antara Palestina dan Israel.

"Saya mendesak Israel, Palestina dan pihak lain yang memiliki pengaruh untuk kembali ke pembicaraan Solusi Dua Negara. Solusi ini akan membuat kedua kubu hidup berdampingan dalam damai dan harmoni serta memiliki perbatasan aman dan diakui, dengan Yerusalem sebagai ibu kota keduanya," tutur Guterres dalam sebuah pernyataan resmi, seperti dikutip dari kantor berita Sputnik, Jumat 23 November 2018.


Guterres khawatir peringatan Hari Solidaritas Internasional Palestina tahun ini, yang jatuh pada 29 November mendatang, berlangsung di tengah "pergolakan dan penderitaan."

Ketegangan antara Palestina dan Israel di dekat perbatasan Gaza telah dimilai sejak akhir Maret. Palestina telah menembakkan hampir 500 misil dan mortir ke Israel, dan Israel membalasnya dengan serangkaian serangan udara yang menewaskan sejumlah orang.

Pekan lalu, sedikitnya 40 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan pasukan Israel di dekat perbatasan Gaza. Jumat pekan ini, juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza Ashraf Qidra mengatakan kepada Sputnik bahwa sedikitnya 12 warga terluka dalam bentrokan dengan pasukan Israel.

Konflik Palestina dengan Israel telah berlangsung selama berdekade-dekade. Israel menolak mengakui Palestina sebagai negara independen.

Meski ditentang PBB, pemerintan Israel terus membangun sejumlah permukiman di wilayah Palestina, termasuk Yerusalem Timur. Padahal, Palestina memandang Yerusalem Timur sebagai ibu kota mereka di masa mendatang.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id