PM Israel, Benjamin Netanyahu (Foto: AFP)
PM Israel, Benjamin Netanyahu (Foto: AFP)

PM Israel Kecam Kontes Kartun Holocaust di Iran

Internasional nazi
Sonya Michaella • 16 Mei 2016 10:34
medcom.id, Yerusalem: Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengecam kontes kartun anti-Israel bertema Holocaust yang digelar Iran.
 
Ia juga menuding Iran tengah "mempersiapkan Holocaust selanjutnya" terhadap warga Yahudi.
 
PM Israel Kecam Kontes Kartun Holocaust di Iran
Kontes kartun Holocaust di Iran/AFP

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Holocaust merupakan istilah yang digunakan untuk aksi pembantaian warga Yahudi oleh Nazi Jerman pada Perang Dunia II. Sekitar enam juta warga Yahudi di berbagai negara Eropa tewas pada periode 1941-1945.
 
Pameran kartun anti-Israel digelar di Teheran sejak Sabtu 14 Mei dan memamerkan 150 karya dari 50 negara. Sebagian besar kartun mencibir PM Netanyahu dan kebijakan Timur Tengah yang diberlakukan pemerintah Israel.
 
"Iran menyangkal bahwa itu bertema Holocaust. Iran sudah mengolok-olok Holocaust dan pasti akan mempersiapkan Holocaust lainnya," kata Netanyahu, seperti dikutip CBS News, Senin (16/5/2016).
 
PM Israel Kecam Kontes Kartun Holocaust di Iran
 
"Ini menghina memori jutaan orang yang meninggal dalam Holocaust," lanjutnya lagi. Dalam pameran itu, sejumlah kartun terlihat mengolok-olok Netanyahu. Satu kartun bahkan menggambarkan sang perdana menteri sebagai anggota kelompok jihad ISIS dan memegang pedang di tangannya.
 
Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mark Toner mengatakan bahwa AS khawatir kontes tersebut bisa digunakan sebagai platform untuk penolakan Holocaust. dan revisionisme.
 
"Kami mengutuk setiap penolakan Holocaust atau yang mengolok-olok Holocaust," tegas Toner.
 
PM Israel Kecam Kontes Kartun Holocaust di Iran
 
Sedangkan penyelenggara kontes tersebut mengatakan bahwa tujuan dari acara ini sama sekali tidak menyangkal Holocaust melainkan untuk mengkritik standar ganda Barat mengenai kebebasan berekspresi.
 
Kontes ini diselenggarakan oleh badan-badan non pemerintah dengan dukungan kuat Iran sendiri. Kontes sebelumnya yang diselenggarakan pada 2006 mendapat dorongan dari Presiden Mahmoud Ahmadinejad.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif