Senin 5 Juni 2017, tujuh negara memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Ketujuh negara itu, termasuk Arab Saudi, menuduh Qatar mendukung sejumlah organisasi teroris dan berusaha menggoyang stabilitas kawasan.
"Anggota GCC, yang dianggap Turki sebagai aliansi bisnis strategis, seharusnya menyelesaikan masalah mereka melalui negosiasi, dialog dan komunikasi," ujar Ibrahim Kalin, seperti dikutip Anadolu Agency, Senin 5 Juni 2017.
Menyebut bahwa Erdogan telah melakukan sejumlah upaya diplomatik untuk menurunkan ketegangan di kawasan, Kalin menekankan kesedihan Turki atas insiden pemutusan diplomatik.
Erdogan disebut siap membantu Qatar jika memang dibutuhkan.
Menurut sejumlah sumber di istana kepresidenan Turki, Erdogan telah menelepon beberapa tokoh setelah terjadinya kekisruhan diplomatik Qatar.
Tokoh-tokoh itu adalah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad al-Thani, Presiden Rusia Vladimir Putin, Emir Kuwait Syekh Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah dan Raja Salman bin Abdulaziz al Saud dari Arab Saudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id