Pemimpin Agung Iran Ancam Mundur dari Perjanjian Nuklir
Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei saat berpidato di Teheran, 9 Mei 2018. (Foto: AFP)
Teheran: Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan bahwa Teheran akan mundur dari perjanjian nuklir, kecuali jika negara-negara Eropa yang ikut menandatangani kesepakatan tersebut memberikan jaminan. 

Khamenei ingin negara-negara Eropa itu menghadirkan jaminan solid bahwa hubungan perdagangan dengan Iran tetap berlanjut meski Amerika Serikat sudah menarik diri dari perjanjian nuklir. 

Berbicara dalam sebuah pidato di televisi nasional, seperti dikutip AFP, Khamenei berkata: "Jika Anda semua tidak dapat menghadirkan jaminan definitif -- dan saya ragu Anda semua bisa -- maka kami tidak dapat melanjutkan semua ini."


Sebelumnya, Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan akan tetap berkomitmen terhadap perjanjian nuklir 2015. Rouhani memutuskan tetap berkomitmen usai berkonsultasi dengan beberapa negara lain yang turut menandatangani perjanjian.

Baca: Iran Diminta Menahan Diri usai AS Mundur dari Perjanjian Nuklir

Selain AS dan Iran, negara yang menandatangani perjanjian bernama Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) adalah Inggris, Prancis, Jerman, Rusia dan Tiongkok. 

Sementara itu, Prancis menegaskan perjanjian nuklir Iran belum mati meski AS menarik diri. Presiden Prancis Emmanuel Macron akan berbicara dengan Presiden Iran Hassan Rouhani mengenai perkembangan terbaru. 

JCPOA mengatur pencabutan sanksi ekonomi terhadap Iran, setelah negara tersebut bersedia membatasi program nuklirnya. Presiden AS Donald Trump menilai JCPOA lebih menguntungkan Iran.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360