Sejumlah turis berada di bandara Enfidha untuk meninggalkan Tunisia, Sabtu (27/6/2015), setelah terjadinya aksi teror di sebuah kawasan resor ternama. AFP / FETHI BELAID
Sejumlah turis berada di bandara Enfidha untuk meninggalkan Tunisia, Sabtu (27/6/2015), setelah terjadinya aksi teror di sebuah kawasan resor ternama. AFP / FETHI BELAID

Gelombang Kepergian Turis Asing dari Tunisia Berlanjut

Willy Haryono • 28 Juni 2015 10:21
medcom.id, Tunis: Turis asing berbondong-bondong meninggalkan Tunisia, Sabtu (27/6/2015), setelah terjadinya pembantaian yang diklaim kelompok militan Islamic State (ISIS).
 
Penembakan brutal di sebuah hotel di kawasan resor populer el Kantaoui pada Jumat kemarin itu menewaskan 38 orang. 
 
Dalam semalam, pesawat dari 13 maskapai lepas landas dari bandara Enfidha. Perusahaan jasa pariwisata Thomson, First Choice dan Jet2, mengaku telah memulangkan sekitar 1200 turis. Ketiga jasa travel ini berencana memulangkan total 2500 kliennya pada Minggu ini. 

Sementara agen travel Belgia Jetair juga menerbangkan 1200 klien ke rumahnya masing-masing. Totalnya pada hari ini diperkirakan mencapai 2000. 
 
Menurut data ABTA, seperti dikutip AFP, saat ini sekitar 20 ribu turis Inggris sedang berlibur di Tunisia. 
 
Pemerintah Inggris menyebut sedikitnya 15 warganya tewas dalam serangan tersebut. 
 
Sektor pariwisata menyumbang tujuh persen pendapatan Tunisia, dengan menumbuhkan hampir 400 ribu pekerjaan langsung dan tidak langsung. 
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan