Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (Foto:Medcom.id/Marcheilla)
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (Foto:Medcom.id/Marcheilla)

RI Fasilitasi Pelatihan untuk Pelaku Usaha Pasifik Selatan

Internasional indonesia-pasifik
Sonya Michaella • 21 Maret 2019 18:49
Jakarta: Mempererat hubungan kerja sama dengan negara-negara Pasifik Selatan, Indonesia menggelar Indonesia South Pacific Forum 2019 (ISPF). Dalam forum tersebut, Indonesia juga mengadakan pelatihan bagi pelaku usaha Pasifik Selatan.
 
“Pelatihan ini digelar selama lima dari dari 18 hingga 22 Maret 2019 dan diikuti oleh 22 peserta dari Fiji, Kepulauan Solomon, Nauru, Kepulauan Marshall, Kiribati, Niue, dan Kaledonia Baru,” kata Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI Desra Percaya, di Jakarta, Kamis 21 Maret 2019.
 
Desra menambahkan, pelatihan ini memusatkan pada kewirausahaan dan pelatihan finansial serta bisnis. Sejumlah sesi pun dilakukan seperti Market Challenges and Customer Demands, Competitive Advantages, dan New Business Concept.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu ada pula peningkatan kewirausahaan khusunta pemberdayaan perempuan dan pemuda. Kerja sama peningkatan konektivitas serta pembangunan berkelanjutan berbasis kelautan juga menjadi fokus dalam forum ini.
 
Desra mengatakan, ISPF merupakan terobosan era kerja sama baru Indonesia dan Pasifik Selatan. Indonesia, ujar dia, merupakan sahabat dekat yang bertetangga dan berbagai laut.
 
“Kita memang memperbanyak mitra di kawasan Pasifik Selatan dan meningkatkan inovatif yang kreatif dalam kerja sama yang ada dan akan dibentuk,” ungkap Desra.
 
Sejumlah tantangan juga dihadapi oleh Indonesia dan kawasan Pasifik Selatan seperti perubahan iklim, misalnya terkait suhu udara atau suhu laut. Selain itu, ada pula masalah sampah plastik yang masih menjadi isu di Indonesia dan Pasifik Selatan.
 
Dalam Forum Indonesia-Pasifik Selatan 2019 (ISPF), terdapat tiga perjanjian ekonomi yang ditandatangani. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan perjanjian tersebut dibuat untuk memperluas dan mempererat kerja sama dengan negara-negara di Pasifik Selatan.
 
Tiga perjanjian ekonomi tersebut antara lain, pernyataan bersama menteri antara Indonesia dengan Papua Nugini tentang peluncuran PTA, pernyataan bersama antara Indonesia dengan Fiji tentang peluncuran PTA, dan yang terakhir penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Indonesia Eximbank dengan Audie Building Industry.
 
Tak hanya itu, selama rangkaian ISPF juga disepakati pertemuan delimitasi batas maritim ke-6 antara Indonesia dengan Palau di Manila pada20 hingga 21 Maret 2019.
 

(WAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif