Turis Tewas Diserang Hiu di Perairan Queensland
Serangan hiu terhadap manusia terjadi dari waktu ke waktu. (Foto: OKIKNAWA CHURAUMI AQUARIUM/AFP/File)
Queensland: Seekor ikan hiu menyerang seorang pria di sebuah pelabuhan pulau di antara Queensland dan Great Barrier Reef, Australia. Sejak September, dua turis juga diserang hiu di wilayah yang sama.

"Korban berusia 33 tahun itu sedang bersama 10 temannya, Mereka berangkat dari Airlie Beach di Queensland dengan menggunakan kapal pesiar sewaan untuk pelayaran lima hari melalui Kepulauan Whitsunday," kata inspektur polisi Steve O'Connell, seperti dikutip dari media ITV, Selasa 6 November 2018.

Peristiwa bermula saat korban bersama seorang perempuan mencoba papan dayung di area pelabuhan pada Senin 5 November petang. Korban diserang hiu saat memberikan papan dayung ke temannya.


Menurut media lokal Channel 7, seekor hiu menyerang dan menggigit lengan serta kaki korban. Terdapat belasan kapal pesiar di pelabuhan saat serangan terjadi. 

Sejumlah wisatawan lain menurunkan perahu kecil dari kapal pesiar untuk mencoba menyelamatkan korban. Mereka membawa korban ke kapal pesiar, di mana terdapat dua dokter.

"Meski sempat ditolong, cedera korban terlalu parah," kata O'Connell kepada awak media. Korban dibawa dengan helikopter ke Rumah Sakit Dasar Mackay, berlokasi sekitar 96 kilometer ke arah selatan dari lokasi. Di sana, dia dinyatakan meninggal dunia.

Serangan itu membuat otoritas Australia harus menjelaskan eskalasi ancaman serangan hiu di sekitar Great Barrier Reef. Seorang turis, 46, Justine Barwick, baru pulih setelah diserang hiu pada 19 September di Cid Harbour.

Seorang gadis 12 tahun, Hannah Papps, juga diserang di pelabuhan yang sama saat berenang dari kapal pesiar keesokan harinya. Korban kehilangan satu kaki. Kedua serangan terjadi dalam 24 jam.

Terakhir kalinya serangan hiu terjadi di Kepulauan Whitsunday, sebelum tiga peristiwa terbaru, terjadi pada 13 Februari 2010. Saat itu, seorang turis berusia 60 tahun, Patricia Trumbull, selamat dari gigitan hiu namun kehilangan banyak darah.

Daniel Gschwind, kepala eksekutif Dewan Industri Pariwisata Queensland, mengatakan pihaknya sedang menyelidiki memeriksa serangkaian serangan hiu ini bisa terjadi. Sementara itu, spesies hiu yang terlibat dalam serangan terbaru belum diidentifikasi.




(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id