Pemimpin tertinggi Iran unggah gambar kehormatan untuk Jenderal Soleimani. (Foto: Instagram Ayatollah Sayyid Ali Khamenei).
Pemimpin tertinggi Iran unggah gambar kehormatan untuk Jenderal Soleimani. (Foto: Instagram Ayatollah Sayyid Ali Khamenei).

Pemimpin Iran Unggah Gambar Kehormatan untuk Jenderal Soleimani

Internasional Qassem Soleimani
Arpan Rahman, Marcheilla Ariesta • 05 Januari 2020 17:08
Teheran: Gambar Jenderal Qassem Soleimani yang dipeluk cucu Nabi Muhammad, Imam Hussein diunggah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei di akun media sosial Instagram. Gambar tersebut diunggah di tengah prosesi pemakaman untuk Soleimani.
 
Gambar yang diunggah Ayatollah itu menggambarkan suatu kehormatan yang besar. Imam Hussein dipandang dalam Islam Syiah sebagai pahlawan dan imam ketiga.
 
Sebagai cucu nabi, kematian Imam Hussein merupakan asal mula pertikaian Sunni dan Syiah dalam Islam. Dia terbunuh pada 680 Masehi oleh kekhalifahan Umayyah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Soleimani merupakan jenderal top Iran yang tewas terbunuh dalam serangan udara Amerika Serikat di Bandara Internasional Baghdad pada Jumat lalu. Kematian Soleimani mendapat banyak kecaman dari pemimpin dan masyarakat Iran.
 
Prosesi pemakaman Soleimani dipenuhi dengan para pengunjuk rasa yang meneriakkan slogan 'Kematian untuk Amerika' dan 'Amerika adalah Setan Hebat'. Mereka berbaris ketika peti mati berisi dua komandan terbunuh melewati mereka.
 
Perdana Menteri Irak Adel Abdul-Mahdi, mengancam akan mengusir semua pasukan AS yang tersisa di negaranya. "Kehadiran militer AS di Irak adalah sebuah pelanggaran berani terhadap kedaulatan Irak," katanya dilansir dari Sputnik, Minggu 5 Januari 2020.
 
Namun, Washington merespons ancaman Abdul-Mahdi dengan mengirim sekitar 3.000 pasukan tambahan ke Timur Tengah, termasuk ke Irak.
 
Kementerian Pertahanan AS mengatakan serangan ke Bandara Internasional Baghdad merupakan perintah dari Presiden Donald Trump. Dalam cuitannya di Twitter, Trump mengatakan penyerangan itu dilakukan untuk menghentikan perang.
 
"Kami mengambil tindakan (penyerangan) untuk menghentikan perang. Kami tidak mengambil tindakan untuk memulai perang," katanya sembari bersantai di resor Mar-a-Lago pada Jumat lalu.
 
Iran berjanji akan membalas dendam atas kematian Soleimani. Duta Besar Iran untuk PBB, Majid Takht Ravanchi mengatakan bahwa pembunuhan itu sama saja dengan membuka perang melawan Iran.
 
"Tanggapan untuk tindakan militer adalah tindakan militer," tegasnya.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif