Konflik di Gaza. (Foto: AFP).
Konflik di Gaza. (Foto: AFP).

Blokade Israel Picu Pemuda Gaza Nekat Bakar Diri

Marcheilla Ariesta • 21 Mei 2018 14:50
Gaza: Seorang pemuda di Gaza dalam kondisi kritis akibat membakar dirinya sendiri. Pria ini diduga putus asa akibat kesulitan ekonomi selama blokade Israel di wilayah tinggalnya.
 
Aksi bakar diri Fathi Harb terekam video ponsel. Dia membakar dirinya pada malam hari sementara orang-orang membantu memadamkan api yang melalap tubuh pemuda tersebut.
 
Laman Haaretz, Senin 21 Mei 2018 menuturkan warga yang melihak aksi Fathi langsung menyiramkan air dan menutupi tubuhnya dengan karpet basah. Sang ibu, Majda, menceritakan putranya izin keluar rumah untuk mengambil upah.

Namun, setengah jam kemudian polisi datang dan mengatakan anaknya mencoba bunuh diri dengan membakar tubuhnya. Sang ibu menduga Fathi nekat melakukan hal tersebut karena sang istri yang hendak melahirkan anak pertama mereka.
 
"Apa yang bisa dilakukan seorang pria ketika istrinya akan melahirkan dan tidak punya uang untuk ke dokter, membeli popok dan susu?" ucap Majda.
 
Sang ibu mengatakan pria ini tidak memiliki pekerjaan tetap. Dia hanya bekerja sebagai pelayan di acara-acara pernikahan dengan gaji tak seberapa. Bahkan, sebelum bunuh diri Fathi mengambil upahnya yang bernilai sekitar Rp200 ribu.
 
Susahnya mencari pekerjaan di Gaza disebabkan karena blokade oleh Israel. Wilayah itu diblokade sejak Hamas memenangkan pemilu pada 2007. Akibat blokade ini, masyarakat Palestina otomatis tidak bisa keluar masuk wilayah itu.
 
Tak hanya itu, di Gaza listrik dijatah hanya beberapa jam per hari dan air keran yang tidak bisa diminum. Bahkan, tingkat pengangguran di sana mencapai 45 persen.
 
Sementara itu, Israel berdalih dengan mengatakan blokade diperlukan untuk mencegah serangan Hamas. Mereka juga menutup wilayah tersebut agar Hamas tidak bisa memperoleh senjata.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan