Acara tersebut diramaikan oleh sekitar 250 orang yang terdiri dari wakil-wakil dari 51 organisasi masyarakat Indonesia di Qatar pada 11 Juni kemarin, waktu setempat.
"Kiranya agar masyarakat Indonesia turut mendoakan agar konflik di Timur Tengah, khususnya yang dihadapi Qatar segera memperoleh solusi yang baik untuk kawasan Timur Tengah khususnya bagi umat Islam," kata Duta Besar RI untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi.
Ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menghimbau WNI agar tetap tenang namun waspada karena konflik ini hanya bersifat politis dan mengharapkan para ormas-ormas yang ada di Qatar turut membantu meredakan WNI yang panik akibat informasi yang keliru.

Dubes RI di Qatar, Muhamad Basri Sidehabi
Terkait dengan adanya rumor dan informasi mengenai adanya konsentrasi militer di perbatasan Qatar-Arab Saudi, Dubes Basri mengirim tim dari KBRI guna melihat perkembangan diperbatasan kedua negara.
"Untuk lihat secara langsung dan menverifikasi informasi tersebut serta mengupdate mengenai prosedur imigrasi melintasi perbatasan," tutur dia, seperti keterangan tertulis dari KBRI Doha yang diterima Metrotvnews.com, Senin 12 Juni 2017.
Berdasarkan pantauan, kondisi perbatasan aman dan terkendali. Rumor yang beredar mengenai mobilisasi pengerahan militer ternyata tidak terbukti.
Imigrasi Qatar masih mengijinkan setiap pemegang paspor Arab Saudi untuk melintasi perbatasannya. Namun, terjadi penurunan lalu lintas yang cukup drastis di perbatasan sekitar 75 persen. Apalagi mengingat sebelumnya bahwa sekitar 40 persen kebutuhan impor Qatar melalui perbatasan darat Arab Saudi.
Dalam rangka mengantisipasi konflik, KBRI telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus guna memastikan kesiapan staf KBRI dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada WNI. Selain itu, KBRI juga telah memiliki Contigency Plan atau langkah antisipasi guna melindungi WNI dan aset Pemerintah RI di Qatar.
Ditambahkannya, KBRI menghimbau WNI untuk segera memperbarui data dengan melaporkan keberadaannya di Qatar.
Layanan lapor diri bisa dilakukan online melalui https://paspor.kbridoha.com. Jumlah WNI di Qatar yang telah melapor diri ke KBRI sampai Juni 2017 terdapat sekitar 29 ribu. Selain itu, dalam rangka memperkuat pelayanan masyarakat, KBRI juga dengan menyediakan layanan Hotline KBRI Doha yang dapat dihubungi bagi WNI yang membutuhkan bantuan dan informasi pada nomor +974 3332 2875.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id