Seekor singa berada di tempat konservasi milik Yayasan Born Free di Addis Ababa, Ethiopia. (Foto: AFP Photo/Zacharias Abubeker)
Seekor singa berada di tempat konservasi milik Yayasan Born Free di Addis Ababa, Ethiopia. (Foto: AFP Photo/Zacharias Abubeker)

Pemburu Liar di Afrika Diinjak Gajah dan Dimangsa Singa

Internasional satwa afrika selatan
Willy Haryono • 07 April 2019 19:10
Pretoria: Seorang terduga pemburu liar tewas diinjak seekor gajah, dan jasadnya kemudian dimakan sejumlah singa di Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan.
 
Sejumlah rekan terduga pemburu itu menginformasikan kepada pihak keluarga bahwa korban tewas diinjak gajah pada Selasa 2 April. Pihak keluarga korban kemudian menghubungi pihak Taman Nasional Kruger.
 
Sebuah tim pencari kesulitan mencari jasad korban. Tim hanya menemukan sebuah tengkorak manusia dan sepasang celana pada Kamis 4 April. Diduga kuat jasad korban sudah dimakan sekawanan singa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jasad korban ditemukan di dekat Jembatan Buaya, yang masih bagian dari Taman Nasional Kruger.
 
"Sejumlah petunjuk di lokasi kejadian mengindikasikan bahwa sekawanan singa memangsa jasad korban, dengan hanya meninggalkan bagian tengkorak," ujar Don English, seorang petugas taman.
 
Kepolisian lokal menangkap tiga rekan korban dan menyita dua senapan berburu jenis .375 beserta sejumlah amunisi.
 
Kepala Eksekutif Taman Nasional Kruger mengucapkan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. "Memasuki Taman Nasional Kruger secara ilegal dan berjalan kaki bukan tindakan bijaksana," ucap dia, dikutip dari media BBC, Minggu 7 April 2019.
 
"Bertindak seperti itu sangat berbahaya, dan insiden kali ini adalah buktinya," sambung dia.
 
Taman Nasional Kruger sudah sejak lama dilanda masalah perburuan liar, terutama terhadap hewan badak. Di beberapa negara Asia, cula badak merupakan komoditas bernilai tinggi.
 
Pada Sabtu 6 April, otoritas bandara Hong Kong menyita paket cula badak, disebut-sebut sebagai yang terbesar dalam lima tahun terakhir. Nilai dari kumpulan cula badak itu mencapai USD2,1 juta atau setara Rp29 miliar.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif