Pameran batik khas Indonesia di Afrika Selatan. (Foto: Dok. KBRI Pretoria).
Pameran batik khas Indonesia di Afrika Selatan. (Foto: Dok. KBRI Pretoria).

Batik Indonesia Makin Memukau Warga Afrika Selatan

Internasional indonesia-afrika selatan
Sonya Michaella • 03 Juli 2019 20:06
Jakarta: Seni, budaya, dan makanan Indonesia diperkenalkan di Afrika Selatan lewat ASEAN Festival 2019, yang baru pertama kali digelar di Ibu kota Pretoria.
 
Festival yang diadakan di Brooklyn Mall, Pretoria sejak 27 hingga 29 Juni 2019 tersebut bertujuan untuk memperkenalkan makanan, kebudayaan, pariwisata, hingga produk-produk dari masing-masing negara anggota ASEAN.
 
KBRI Pretoria berkesempatan memamerkan tempat-tempat wisata di Indonesia, alat musik angklung, Batik, kerajinan Indonesia, produk-produk konsumsi buatan Indonesia yang telah berhasil menembus pasar Afrika Selatan hingga produk-produk industri strategis buatan Indonesia seperti kereta api, pesawat terbang dan tank.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di stand pameran Indonesia, ditampilkan pula kisah sejarah kecintaan Nelson Mandela, seorang pejuang anti-Apartheid terhadap Batik Indonesia dan juga mengenai sejarah kedatangan Abadin Tadia Tjoessoep atau yang dikenal dengan panggilan Syeikh Yusuf dari Makasar ke Cape Town pada 325 tahun yang lalu dan menjadi tonggak penyebaran agama Islam di Afrika Selatan.
 
Dalam keterangan tertulis KBRI Pretoria kepada Medcom.id, Rabu 3 Juli 2019, banyak pengunjung yang mengapresiasi pameran Indonesia di Festival tersebut. Umumnya, mereka sangat senang memperoleh berbagai pengetahuan khususnya tentang kecintaan Mandela terhadap Batik dan sejarah kedatangan Syeikh Yusuf dari Indonesia yang mereka kenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Afrika Selatan.
 
Salah satu pengunjung mengatakan bahwa Ia akhirnya mengetahui asal muasal “Madiba Shirt” atau kemeja motif Batik yang sering dipakai oleh Madiba (panggilan akrab Nelson Mandela). Pada Festival tersebut terlihat besarnya antusiasme warga Afrika Selatan terhadap Batik dan mereka sangat berminat untuk memiliki Batik yang merupakan pakaian favorit tokoh pahlawan di negeri yang dikenal sebagai “The Rainbow Nation”.
 
Selain itu, martabak telor dan klepon juga menjadi primadona stand Indonesia yang digemari pengunjung. Bahkan warga Afrika Selatan juga turut bermain pencak silat.
 
Alunan musik gamelan Bali dan anggunnya gerak penari Legong Bapang juga berhasil menyihir warga Afrika Selatan dengan keindahan tariannya. Kostum penari yang unik dan berwarna-warni pun juga tidak luput dari sorotan warga Afrika Selatan sehingga mereka berebut untuk berfoto bersama dengan penari.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif