Duta Besar Bahrain untuk Indonesia Mohamed Ghassan Mohamed Adnan Shaiko (Foto:Medcom.id/Sonya)
Duta Besar Bahrain untuk Indonesia Mohamed Ghassan Mohamed Adnan Shaiko (Foto:Medcom.id/Sonya)

Bahrain Terus Jalankan Prinsip Anti-Perdagangan Manusia

Internasional bahrain
Sonya Michaella • 26 Juni 2019 19:35
Jakarta: Duta Besar Bahrain untuk Indonesia Mohamed Ghassan Mohamed Adnan Shaiko menegaskan bahwa negaranya terus mempertahankan prinsip anti-perdagangan manusia.
 
“Bahrain menjadi negara peetama yang mencapai status Tier 1 yang berkaitan dengan Trafficking Victims Protection Act’s (TVPA) untuk meminimalisir perdagangan orang,” kata Shaiko kepada awak media di Jakarta, Rabu 26 Juni 2019.
 
Bahrain, ujar dia, terus berkomitmen untuk melindungi Hak Asasi Manusia dan menolak dengan tegas perdagangan manusia di mana pun. Komitmen ini juga telah ditegaskan oleh Raja Hamad bin Isa Al Khalifa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyebut praktik perdagangan manusia dapat dikategorikan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.
 
Sejumlah negara dengan tingkat perdagangan manusia tertinggi di dunia antara lain Bangladesh, Brasil, Pakistan, Nepal, dan Tiongkok.
 
Misalnya saja Bangladesh yang menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan jumlah perdagangan manusia tertinggi di dunia. Bangladesh disebut-sebut menjadi wilayah yang menghubungkan negara lain untuk melakukan praktik serupa.
 
Dilaporkan, korban akan dipekerjakan, anak-anak terutama perempuan akan dimasukan ke lokasi prostitusi. Bahkan, mereka dipaksa untuk menjual organ tubuhnya.
 

(WAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif