Perkelahian di Pasar Nigeria Tewaskan 55 Orang
Ilustrasi bentrokan. (Foto: Medcom.id)
Kaduna: Bentrokan sektarian antara pemuda Muslim dan Kristen di sebuah pasar di negara bagian Kaduna, Nigeria, menewaskan 55 orang. Peristiwa dipicu perkelahian antar pendorong gerobak di kota Kasuwan Magani.

Kepolisian setempat menangkap 22 orang setelah bentrokan. Aturan jam malam diberlakukan untuk menghindari bentrok susulan.

Juru bicara pemerintah Nigeria Garba Shehu menyebutkan bahwa Presiden Muhammadu Buhari merasa "khawatir" mengenai seringnya terjadi aksi kekerasan di seantero negeri. 


"Menurut Presiden, tidak ada budaya atau agama manapun yang mengabaikan kesucian kehidupan," tutur Shehu, seperti dilansir dari kantor berita BBC, Minggu 21 Oktober 2018.

"Hidup berdampingan secara damai diperlukan demi kemajuan dalam kehidupan masyarakat manapun," lanjut dia. "Tanpa ada harmoni, kegiatan bisnis pada setiap harinya akan mustahil untuk dilakukan."

Shehu mengatakan Presiden Buhari meminta semua tokoh masyarakat untuk mendorong toleransi dan menghentikan perpecahan yang dapat berkembang menjadi aksi kekerasan.

Februari tahun lalu, Presiden Nigeria meminta polisi dan militer "menghentikan kegilaan" di wilayah pusat setelah lebih dari 20 orang tewas dalam kekerasan komunal.

Kelompok penggembala Fulani diduga telah membunuh sedikitnya 20 orang akhir pekan kemarin dengan menggunakan senjata api dan bahan peledak. Perselisihan dipicu perebutan lahan menggembala hewan.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id