Duta Besar RI untuk Tanzania Profesor Ratlan Pardede jelaskan peluang kerja sama dengan Indonesia (Foto: Dok. KBRI Tanzania).
Duta Besar RI untuk Tanzania Profesor Ratlan Pardede jelaskan peluang kerja sama dengan Indonesia (Foto: Dok. KBRI Tanzania).

Indonesia Petakan Potensi Kerja Ekonomi dengan Tanzania

Internasional indonesia-tanzania
30 Januari 2018 16:05
Mwanza: Afrika menjadi sasaran utama bagi Indonesia untuk memperluas kerja sama ekonomi. Tanzania bisa menjadi salah satu pasar non tradisional yang menguntungkan.
Terjalinnya hubungan Indonesia dengan Tanzania yang sudah selama 53 tahun, akan semakin kuat dengan kejelasan potensi kerja sama di bidang ekonomi.
Hal ini yang dirasakan oleh Duta Besar RI untuk Tanzania Profesor Ratlan Pardede, saat mengunjungi Provinsi Mwanza pada Senin 29 Januari 2018. Ratlan menjelaskan maksud kunjungan itu ketika ditemani oleh Gubernur Mwanza, John Mongella.
"Kunjungan ini bertujuan untuk memetakan potensi kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Tanzania khususnya dengan Mwanza," ujar Dubes Pardede, dalam keterangan tertulis KBRI Tanzania, yang diterima Medcom.id, Selasa 30 Januari 2018.
Gubernur Mongella menyampaikan apresiasi atas tujuan kedatangan Dubes Pardede ke Provinsi Mwanza. Ia juga berharap Indonesia dapat mendorong industrialisasi yang sedang digiatkan oleh Pemerintah Tanzania.
"Kunjungan Dubes Pardede ke Provinsi Mwanza membuktikan keinginan kuat dan tulus Indonesia untuk meningkatkan hubungan ekonomi dengan Tanzania" ucap Gubernur Mongella.
Pada kunjungan tersebut, Dubes Pardede juga memberikan paparan terkait perkembangan ekonomi Indonesia, hubungan dagang Indonesia dan Tanzania serta potensi kerja sama ekonomi Indonesia dengan Mwanza di hadapan pejabat Pemprov, perwakilan Kadin Mwanza dan jurnalis
Paparan dari Dubes Pardede telah mendorong minat pebisnis Mwanza untuk membawa barang-barang dari Indonesia ke Tanzania.
"Mohon kiranya nanti kami dapat diberikan daftar produk-produk Indonesia sebagai referensi untuk melakukan pembelian bagi pebisnis dari Mwanza" kata Elibariki Mmari, Ketua Kadin Mwanza.
Dari diskusi dengan Gubernur Mongella, jajaran pejabat Pemprov, kalangan bisnis dan media berhasil diidentifikasi tiga sektor kerja sama di bidang pengolahan dan pengembangan kapas, transportasi air, dan pendirian pabrik tekstil dan pendirian pabrik farmasi.
Provinsi Mwanza yang berbatasan langsung dengan Kenya, Uganda, Rwanda dan Burundi merupakan daerah potensial bagi distribusi produk-produk Indonesia seperti minyak goreng yang sangat dicari di kawasan ini.
Selain itu, pihak Pemprov Mwanza juga mengundang perusahaan Indonesia untuk berpartisipasi dalam pengadaan kapal kargo tahun ini.
Selama tiga hari Dubes Pardede melalukan kunjungan ke Provinsi Mwanza untuk memetakan potensi kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Tanzania khususnya dengan Provinsi Mwanza.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif