Boko Haram Bebaskan 13 Sandera Dosen dan Polwan
Foto dari video pada 15 Januari 2018 memperlihatkan pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau. (Foto: AFP/BOKO HARAM/HANDOUT)
Maiduguri: Kelompok ekstremis Boko Haram membebaskan 13 sandera, termasuk grup pencari minyak bumi dan polisi wanita, yang telah ditawan sejak lebih dari enam bulan lalu. 

Ketiga pencari minyak itu adalah dosen dari Universitas Maiduguri di negara bagian Borno. Mereka diculik saat sedang mencari minyak pada Juli tahun lalu.

Tim pencari minyak itu disergap Boko Haram dalam sebuah serangan yang menewaskan sedikitnya 69 orang. Serangan itu disebut-sebut sebagai yang paling mematikan sepanjang 2017. 


Satu grup berisi 10 wanita juga dibebaskan Boko Haram, termasuk polwan dan pegawai negeri sipil. Mereka diculik di dekat Maiduguri pada Juni 2017. 

Kepolisian Nigeria awalnya membantah telah terjadi penculikan, sampai akhirnya Boko Haram merilis video yang memperlihatkan permintaan tolong dari para sandera.

"Pembebasan mereka terwujud usai serangkaian negosiasi yang diperintahkan Presiden (Muhammadu) Buhari dan juga difasilitasi Komite Palang Merah Internasional (ICRC)," ujar juru bicara kepresidenan Garba Shehu, seperti dilansir AFP.

"Semua 13 orang yang diselamatkan sudah dalam pengamanan petugas dan dalam perjalanan menuju Abuja dengan dikawal militer serta angkatan udara Nigeria," lanjut dia.

Maiduguri, ibu kota Nigeria di negara bagian Borno, menjadi episenter dari pemberontakan Boko Haram yang telah beraksi sejak 2002.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id