Dalam peringatan keras terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad, Davutoglu mengingatkan insiden ini sebagai contoh bagi orang yang berani melanggar perbatasan negara.
"Tidak peduli siapa Anda, siapapun yang melanggar perbatasan akan dihukum," tegas Davutoglu kepada saluran televisi Star, seperti dikutip AFP, Sabtu (16/5/2015).
"Saya berharap pesan ini diterima semua orang dan tidak ada lagi yang berani melanggar perbatasan kami," sambung dia.
Seorang sumber melaporkan pada surat kabar Hurriyet bahwa pesawat yang ditembak jatuh telah hancur menjadi tiga bagian dan terjatuh di Suriah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News