Erdogan Raih Mayoritas Absolut dalam Pilpres Turki
Presiden Recep Tayyip Erdogan memberikan pidato kemenangan di Ankara, Turki, 25 Juni 2018. (Foto: AFP/ADEM ALTAN)
Ankara: Komisi Pemilihan Umum Turki menyatakan Presiden Recep Tayyip Erdogan telah memenangkan pilpres pada Minggu 24 Juni 2018. Erdogan memperpanjang kekuasaannya yang sudah berlangsung selama 15 tahun di Turki.

Para pemilih di Turki untuk kali pertamanya berpartisipasi dalam pilpres sekaligus pemilu parlemen. Partai AKP milik Erdogan juga meraih suara mayoritas.

Erdogan mengalahkan rival terdekatnya, Muharrem Ince, dengan "mayoritas absolut" alias lebih dari separuh total suara. 


Seperti dikutip dari AFP, Kepala KPU Turki Sadi Guven menyebut raihan suara Erdogan ini membuat pilpres tidak perlu dilanjutkan ke putaran kedua.

"Saya telah dipercaya negara dengan tugas kepresidenan," ungkap Erdogan dalam pidato kemenangan di Istanbul, bertekad bahwa sistem presidensial baru akan segera diimplementasikan di Turki.

"Turki telah memberikan pelajaran demokrasi kepada seluruh dunia," lanjut dia, merujuk pada tingkat keikutsertaan warga yang mencapai 88 persen.

Data KPU Turki menunjukkan Erdogan meraih 52,5 persen suara, sementara Ince dari Partai Republik Rakyat (CHP) 31,5 persen. Angka ini dihitung dari total 99 persen suara yang sudah masuk.

Usai dinyatakan menang, Erdogan terbang menuju Ankara untuk memberikan pidato tradisional dari balkon markas AKP. "Pemenang dari pemilu ini adalah kalian semua, 81 juta rakyat Turki," sebut Erdogan.

Sementara Ince cenderung diam saat KPU Turki mengumumkan perolehan suara, dan mengaku baru akan mengeluarkan pernyataan pada Senin ini.

 



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id