medcom.id, Tunis: Ribuan warga Tunisia untuk kali pertama dapat bebas memilih presiden mereka dalam pemilihan umum langsung putaran kedua, Minggu (21/12/2014). Pemilu ini merupakan transisi dari masa kediktatoran empat tahun silam.
Putaran kedua berlangsung antara kandidat favorit Beji Caid Essebsi, pemimpin partai Nidaa Tounes dan presiden incumbent Moncef Marzouki, yang bersekutu dengan pergerakan Islam moderat Ennahda.
Seperti dilaporkan AFP, pilpres putaran kedua digelar di bawah pengamanan ketat. Sebelumnya, grup militan sempat menyebarkan video berisi ancaman terhadap kestabilan Tunisia.
Dalam pilpres putaran pertama, Essebsi meraih 39 persen suara, unggul enam persen dari Marzouki.
Pilpres langsung di Tunisia digelar untuk kali pertama sejak merdeka dari Perancis di tahun 1956.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan