Dalam pernyataan resminya, otoritas militer Iran menegaskan tindakan itu diambil setelah peringatan yang diberikan tidak diindahkan oleh kapal-kapal tersebut.
“Pagi ini, menyusul klaim bohong presiden Amerika Serikat yang korup bahwa Selat Hormuz terbuka, tiga kapal kontainer dari berbagai negara dipaksa berbalik setelah peringatan dari angkatan laut Garda Revolusi,” demikian pernyataan resmi Garda Revolusi.
| Baca juga: Daftar Negara yang Diizinkan Iran Melintasi Selat Hormuz |
Iran juga menegaskan pembatasan diberlakukan terhadap kapal yang memiliki keterkaitan dengan pihak yang dianggap sebagai musuh.
“Pergerakan kapal apa pun menuju atau dari pelabuhan yang berafiliasi dengan sekutu dan pendukung musuh Zionis-Amerika, ke tujuan mana pun dan melalui jalur apa pun, dilarang,” lanjut pernyataan tersebut.
Berdasarkan data firma intelijen energi Kpler, setidaknya dua kapal kontainer milik perusahaan pelayaran Tiongkok, COSCO, sempat mencoba melintas namun akhirnya kembali. Kedua kapal tersebut diketahui telah tertahan di kawasan Teluk sejak konflik Iran vs AS-Israel pecah pada akhir Februari lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News