Ayah Malala, Ziauddin Yousafzai, mengatakan penangkapan itu menandai kemajuan dalam penegakan hukum di Pakistan. "Awal harapan nyata bagi Pakistan," kata dia.
Pihak berwenang mengatakan mereka berusaha membunuh Malala atas perintah Taliban Pakistan. Mereka merupakan anggota Tehreek-e-Taliban, kelompok yang menaungi organisasi militan di wilayah-wilayah kesukuan Pakistan. Mereka mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Malala ditembak saat mengkampanyekan pendidikan untuk anak perempuan di Pakistan. Serangan pada 2012 itu juga melukai dua anak perempuan lain.
Malala lantas dibawa ke Inggris untuk perawatan. Hingga kini dia tinggal di sana bersama keluarganya, menghindari ancaman keselamatan di Pakistan. (voa)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News